sedang hangat-hangatnya pemberitaan wg dan suju..
heechul yang menyukai sohee..
donghae yang mengaku jadi penggemar sunye..
leeteuk yang suka sunye dari kecil namun ye eun seperti menyukai teuki..
kyuhyun yg jelas-jelas memilih magnae hyelim begitu juga sebaliknya.
apakah yubin bisa dijodohkan juga dengan salah satu member suju?
6.29.2010
6.28.2010
super miinah part 5

Euhyuk hanya berdua dengan sungmi diatap gedung, sungmi benar-benar berada dipelukan eunhyuk,, eunhyuk hanya bisa mengelus lembut rambut sungmi..
“sudah jangan menangis lagi, nanti mata mu bengkak” hyuk mengusap air mata sungmi
“oppa, wae kau selalu baik pada ku? Padahal dulu aku menyakiti mu”
“ah gwenchanaheyo sungmi ssi,, aku tidak bisa menyalahkan mu,, cinta memang tidak bisa dipaksakan” eunhyuk sempat berpacaran dengan sungmi namun hanya 1 bulan karena sungmi lebih memilih kyuhyun saat kyuhyun mengutarakan perasaannya..
“aku sungguh kecewa sama kyuhyun oppa, aku rasa dia mulai menyukai heesya ssi”
“tapi heesya ssi kan sudah pacaran dengan heechul hyung, sebaiknya kau jangan terlalu khawatir”
“aku gak yakin mereka benar-benar pacaran”
“sudahlah jangan dipikirkan, ini sudah larut malam, aku antarkan kamu pulang yah?”
“sebentar lagi oppa, aku masih ingin disini bersamamu” mereka saling berpandangan dan eunhyuk mencium kening sungmi...
“munkin hanya ini yang bisa kau lakukan” gumam eunhyuk dalam hatinya
………………………………………………………………………………………………..
Dorm…
Donghae masuk bersama hyunjae kedalam dorm ku,,
“heesya..” teriak donghae..
“oppa, heesya ssi kemana? Ko tidak ada di dorm?”
“molla, aku telpon dia saja”
Calling to My lovely heesya…
“heesya kamu dimana?”
“waeyo oppa? Bagaimana dengan hyunjae?”
“kamu gada dikamar? Kami udah jadian”
“ah jinca? I’m happy for u.. aku sedang ke pantai”
“jeongmal udah jadian. dengan siapa? Heechul hyung?”
“baguslah,, malas banget dengan orang itu, aku bersama yesung oppa”
“di pantai mana? Nanti oppa nyusul”
“mau apa? Aku sedang refreshing”
“ya oppa juga mau liburan, pabo nih”
“eits sabar oppa ku yang paling cakep,, aku di haeundae beach tapi masih diperjalanan”
“baiklah malam ini juga oppa menyusul kesana”
“ne, aku tunggu di sunset business hotel”
“chagi,, kamu siap-siap yah, sekarang kita ke pantai menyusul heesya ssi”
“malam ini?”
“apa kamu lelah? kalau begitu tidak usah ikut saja kamu istirahat”
“ahni oppa, aku siap-siap sekarang”
……………………………………………………………………………………………….
Yesung menjalankan mobil tidak terlalu cepat,, kami mendengarkan beberapa lagu balad.. disisi yesung aku sungguh nyaman. Aku masih kesal dengan tingkah heechul,, tapi tadi kulihat wajah kyuhyun yang tidak seperti biasanya, ah mungkin aku terlalu berpikir jauh.. dia sama saja tetap dingin seperti dulu dan takan pernah mencintai ku.
Kami sampai di haeundae beach,, setelah melakukan perjalanan selama 2 jam, yesung membawa ku masuk kedalam sunset business hotel.. kami menyewa 2 kamar di lantai 2,,
“wah kamar yang indah,, pemandangannya juga, aku bisa melihat laut dari sini” ucap ku sambil melihat laut dari balkon kamar,,
“bagaimana kau suka?”
“mullonimnida oppa, gomawo mengajak ku kesini”
“heesya ssi” yesung membalikan tubuh ku menghadapnya, dia memegang kedua tangan ku
“waeyo oppa?”
“sebenarnya sudah lama aku menyukaimu,, sarangeheyo” deg jantung ku serasa terhenti sejenak saat yesung mengutarakan perasaannya, aku sungguh tidak menyangka ternyata oppa ku yang satu ini menyukai ku.
“tapi aku,,”
“aku tahu kau sudah jadian dengan heechul hyung, tapi aku juga sangat menyayangi mu dan perasaan ini udah gak bisa disimpan lagi”
“oppa aku harus bagaimana?” ku pandang wajahnya,,
“sudahlah, kau kesini ingin liburan istirahatlah besok kita main di pantai” yesung mencium kening ku lalu keluar kamar..
Aishh ottokhe? Semua mengira aku jadian dengan heechul, yesung menyukai ku,, masih ada teukie yang menyayangi ku juga.. aku hanya menganggap teukie seperti donghae, dan aku hanya menganggap yesung sahabat ku sendiri. Aku masih menyukai kyuhyun…
…………………………………………………………………………………………………..
Di tempat fitness yoongah sedang memperhatikan hankyung. Hanya soonjae yang asik memandangi layar ponselnya melihat poto-poto kibum jaman dulu.
“soonjae ssi bisa ambilkan minum?”namun soonjae diam saja malah terus memandangi layar ponselnya
“soonjae ssi” sunmin menggerak-gerakan tangannya dihadapan soonjae
“ne oppa, waeyo?” soonjae kaget dan langsung menyembunyikan ponselnya
“sedang lihat apa, sampai tidak mendengar ucapan ku?”
“kibum oppa,,”
“kamu sedang melihat poto kibum ssi?”
“ ne oppa, aku sangatmerindukannya, oh iya oppa nyuruh apa?”
“minum nya mana?” sungmin menyodorkan tangannya
“sepertinya ketinggalan di mobil, aku ambil dulu”
“soonjae ssi tunggu!!” sungmin menarik tangan soonjae
“waeyo oppa?”
“aku juga sudah mau pulang jadi tidak usah diambil, bawa saja tas ku, kita pulang sekarang”
“sungmin ssi kau pulang sekarang?” tanya hankyung
“ne hyung, teukie hyung mengajak ku ke villa, hyung mau ikut?”
“villa mana?”
“yang biasa”
“baiklah, yoongah ssi ayo kita siap-siap”
“ne oppa”
Sungmin dan hankyung bersiap-siap bersama asistennya menuju villa dimana anak suju beristirahat..
………………………………………………………………………………………………
“singjin ssi apa sudah siap semuanya?”
“ne oppa, kita berangkat sekarang?”
“yah, bawa semuanya”
“kita mau ke pantai kan?”
“ne, menyusul donghae,, dia meninggalkan ku semalam”
“wah disana pasti oppa akan terlihat seksi karena tidak memakai baju”
“singjin ssi, wae bicara seperti itu? aku kan malu”
“ah sudahlah oppa, ayo kita pergi” singjin menarik tangan eunhyuk. Enhyuk menyetir dengan kecepatan sedang,,
Sungmi ex calling…
“ada apa sungmi ssi?”
“oppa, aku dimana?”
“aku akan liburan Ke pantai, waeyo?”
“wah boleh aku ikut?”
“mwo? Bukankah kyuhyun ssi juga akan liburan?”
“aku masih marah padanya, aku lebih baik ikut liburan dengan oppa saja, ottokhe?”
“baiklah, aku jemput sekarang, kau siap-siap yah”
“apa sungmi ssi mau ikut?” tanya singjin yang langsung cemberut
“iyah,, aku tidak tega meninggalkannya sendiri” sepanjang perjalanan singjin terus cemmberut melihat sungmi duduk disamping eunhyuk yang terlihat bahagia..
…………………………………………………………………………………………………
Teuki dan hyerin sudah berangkat lebih dulu,, mereka sampai di villa dan langsung beristirahat, hyerin menyiapkan air untuk teukie mandi…
“oppa, apa masih memikirkan hal yang semalam?”
“ne, rasanya sakit sekali mengetahui heesya ku pacaran dengan heechul”
“apa oppa mencintai heesya ssi?” tanya hyerin dengan rasa penasaran yang tinggi
“ne, sejak kecil sudah menyayanginya tapi dia selalu menganggap ku sebagai oppa nya”
“oppa sudah jangan sedih”
“aku selalu ditinggalkan orang yang aku sayangi”
“oppa, aku akan menemani mu dan takan pernah meninggalkan mu”
“hyerin ssi apa kau benar-benar menyukai ku?”
“ehh,, wwaeyo oppa tau?”
“jadi benar?” teuki mendekati hyerin namun hyerin bangkit dari duduknya dan segera keluar kamar
“tunggu” hyerin menghentikan langkahnya
“kalau kau benar-benar menyukai ku, diamlah jangan pergi” hyerin membalikan tubuhnya dan memeluk teukie dari belakang,,
“aku akan selalu menyayangi mu” ucap hyerin lirih
“aku juga akan berusaha menyukai mu hyerin ssi”
“jinca? gomawo oppa, aku sangat bahagia walaupun oppa belum sepenuhnya menyayangi ku tapi aku akan menjadi yang terbaik” hyerin menangis, teukie mengusap lembut rambut hyerin dan memeluk tangan hyerin..
“jeongmal aku akan berusaha” teukie mencium tangan hyerin
…………………………………………………………………………………………………
Heechul pergi sendiri ke villa sangjoe menemui yeoja yang mencarinya.. villa sangjoe tidak jauh dari villa sesangge yang ditempati anak suju,, heechul langsung masuk ke dalam villa..
“oh rupanya kau” heechul sedikit terkejut melihat yeoja yang sedang duduk di dalam villa
“ne oppa, wae begitu kaget melihat ku?” yeoja itu berdiri dan menghampiri heechul
“yaa hyemi ssi untuk apalagi kau mencari ku? Bukankah kau sudah bertunangan?”
“oppa, aku merindukan mu,, aku sengaja pulang dari amerika demi menemui mu, apa kau sudah melupakan ku” hyemi memeluk heechul,,
“yaa lepaskan, ppali katakan apa maumu yang sebenarnya?”
“aku sedang menemani yonghwa comeback di korea jadi aku ikut”
“jadi?”
“yaa aku ingin bertemu dengan mu apa tidak boleh?”
“dari dulu kau tak pernah berubah,, bagaimana kabar mu?”
“aku baik-baik saja, kalau oppa? Apa sudah punya pengganti ku?”
“belum, aku masih menyayangi mu”
“jinca? Aku juga selalu menyayangi oppa,, tapi demi orang tua ku kita harus berpisah”
“ahh arasso,, sampai kapan kau di seoul?”
“mungkin 1 bulan saja, aku juga harus menyelesaikan study ku sebelum kami menikah”
“baguslah,, aku juga sangat merindukan mu” heechul mengangkat dagu hyemi dan menciumnya perlahan, hyemi membalas ciuman heechul dan mereka bermain lidah lama sekali mereka berciuman.
“mianhe” ucap heechul saat melepaskan ciumannya
“gwenchana oppa, aku juga sangat merindukan mu”
Hyemi memeluk heechul lagi begitu juga dengan heechul sangat erat memeluk hyemi
………………………………………………………………………………………………
Haeundae beach…
Aku bermain di pantai bersama yesung, donghae dan hyunjae.. aku tiduran memakai kaca mata.. hyunjae bermain pasir dengan donghae… yesung duduk disamping ku mendengarkan ipodnya..
“oppa, aku ingin naik perahu,apa mau menemani ku?” namun yesung gada reaksi
“oppa dengarkan aku” kubuka earphonenya
“yaa kau bicara apa? Jeongmal tidak mendengar”
“aku ingin naik perahu, mau menemani ku?”
“baiklah,,, atau kita naik jetsky saja”
“aha ide bagus, ayo”
“donghae ssi mau ikut dengan kami?”
“kemana?”
“naik jetsky”
“baiklah”
“yaa kalian mau kemana?” teriak eunhyuk yang berjalan menuju arah kami dengan sungmi dan singjin
“kau rupanya sudah datang, kami mau naik jetsky apa kau mau ikut?”
“wah ide bagus,, ayo” sungmi melihat ku dengan tatapan mata yang jutek, aku tidak suka diperlakukan seperti ini.. yesung yang menyadari langsung merangkul punggung ku dan mengajak ku berjalan. Donghae menggandeng almi dan eunhyuk menggandeng sungmi sungguh terlihat jelas wajah singjin yang tidak suka keberadaan sungmi disisi eunhyuk.
kami menaiki jetsky,, aku berdua dengan yesung,, donghae bersama almi,, eunhyuk dengan sungmi,, singjin hanya duduk diatas pasir memperhatikan dengan wajah yang muram..
“oppa” jerit ku yang lebih erat memeluk yesung, dia tersenyum melihat kearah ku,, wajahnya memang sangat imut,, aku sangat nyaman disisinya… kami lalu menaiki bananaboat kali ini singjin ikut serta,, dia dibelakang eunhyuk,,
“singjin ssi peganganlah nanti kau jatuh” eunhyuk menarik tangan singjin supaya memeluk pinggangnya.. singjin langsung tersenyum diperlakukan seperti itu oleh eunhyuk.
“oppa, sarange” ucap singjin dengan senyuman.. eunhyuk hanya tersenyum. Kami berteriak bersama-sama menikmati bananaboat..
“aaaa” singjin terjatuh,, sungmi hanya tertawa,, awalnya eunhyuk pun tertawa namun melihat singjin yang tidak bisa berenang eunhyuk sangat panic dan terjun menolong singjin…
Eunhyuk menggendong singjin yang tak sadarkan diri keluar dari air…
“singjin ssi bangun, kau jangan membuat ku hawatir” eunhyuk menepuk- nepuk pipi singjin namun tak kunjung bangun
“oppa berikan nafas buatan saja” ucap ku dan sungmi langsung melototi aku..
“ah benar juga” eunhyuk membuka mulut singjin dan memberikan nafas buatan,, 3 kali eunhyuk mencium bibir singjin sambil memberi nafas namun singjin masih belum sadarkan diri,, yang keempat akhirnya singjin bangun,,
“oho oho,,” singjin mengeluarkan air dan batuk
“syukurlah kau tidak apa-apa”
“mianhe merepotkan”
“ah gwenchana, ayo aku antar kau ganti pakaian supaya tidak masuk angin,, apa bisa jalan?”
“ne oppa” eunhyuk memapah singjin menuju hotel, sungmi makin terlihat marah…
“chagi,kau disini rupanya” tiba-tiba kyuhyun datang menghampiri sungmi, aku langsung memutar badan ku menghadap yesung.
“sebaiknya kita juga kembali ke hotel” ajak yesung yang memegang tangan ku meninggalkan mereka, sedangkan donghae dan hyunjae masih asik bermain air,, oppa ku memang ikan sangat betah di air. Kyuhyun memperhatikan kepergian ku..
“oppa kau lihat apa? Kesini mencari ku atau mencarinya?” sungmi meninggalkan kyuhyun.. namun kyuhyun menarik tangan sungmi dan langsung memeluknya..
“kau jangan marah lagi, aku sangat khawatir” sungmi langsung terdiam..
………………………………………………………………………………………………….
At hotel…
“untung kamu tidak apa-apa” eunhyuk menyelimuti singjin dan mengelap wajah singjin dengan handuk..
“apa oppa cemas?” seketika eunhyuk berhenti mengelap dan singjin menatap tajam mata eunhyuk
“yaa tentu saja cemas,apalagi kau tidak bangun-bnagun sampai-sampai aku harus memberikan nafas buatan”
“mwo??? Nafas buatan?”
“singjin ah mianhe aku lancang tapi kalau kamu gak diberi nafas buatan aku takut kamu gak selamat”
“jadi oppa tadi mencium ku?” singjin memegang bibirnya
“singjin ah mianhe jeongmal mianhe”
“oppa, sarange” singjin memeluk eunhyuk namun eunhyuk masih terdiam karena kaget
“singjin ah”
“oppa, gomawo menyelamatkan ku”
“aku takut kau marah” eunhyuk melepaskan pelukan singjin,,
“oppa mana mungkin aku marah, aku sungguh bahagia dan aku makin mencintai mu”
Eunhyuk mendekatkan wajahnya, singjin menutup mata.. dengan lembut eunhyuk mencium bibir singjin.
“sarangeheyo” singjin masih masih menutup matanya,,
“nado sarange oppa” singjin langsung memeluk eunhyuk,,
“akhirnya aku bisa mengungkapkannya padamu, aku sudah yakin kalau aku tidak mau kehilangan mu”
“aku akan menjadi asisten mu yang paling bahagia, aku akan lebih rajin mengurus mu oppa”
…………………………………………………………………………………………………
Sungmin dan hankyung tiba di villa,, hyerin sedang memasak Bulgogi (potongan daging sapi panggang), Japchae (tumisan Sayuran dengan daging sapi), tteokbokki dan kimbap,, soonjae dan yoongah langsung membantu hyerin..
“hyung kenapa pergi lebih dulu?”
“mianhe sungmin ssi”
“leeteuk apa kau melihat heechul?”
“aniyo, mungkin dia ke pantai bersama eunhyuk ssi”
“aku sudah menelpon donghae tapi disana katanya gada heechul hanya ada yesung”
“munkin sedang liburan berdua dengan heesya ketempat lain, sudahlah,, apa kalian membawa soju pesanan ku?”
“tentu hyung aku sudah bawakan” ucap sungmin..
Setelah setengah jam masakan pun sudah siap,, sungmin membantu mereka menyiapkan.
“hyung bangun makanan sudah siap”
“aku masih ngantuk” teukie tetap tidur di depan tv
“oppa bangun makan dulu, katanya tadi lapar”
“baiklah,,” teukie bangun dan duduk disamping hyerin..
“soonjae ssi sini makan”
“ne oppa” soonjae duduk disamping hyerin
“yoongah apa kau tidak lapar?”
“sebentar oppa aku buatkan teh dulu untuk kalian”
“ppali nanti kau tidak kebagian”
“ne, secepatnya”
Selesai makan mereka melakukan permainan,, yang kalah harus mencuci piring,, dan yang kalah adalah yoongah…
“sini aku bantu” hankyung membantu yoongah mencuci piring untung yoongah bisa berbahasa cina jadi mereka komunikasinya lancar..
“yaa gege kau mau cuci piring atau main sabun?”
“kau lucu, muka mu banyak busanya”
“gege jahat,, inih rasakan” yoongah membalas perlakuan hankyung menempelkan busa di rambut hankyung
“yaa kau malah ke rambut aku harus keramas kalau begini”
“sana mandi saja, bukan membantu malah mengganggu ku”
“kita selesaikan dulu, baru aku mandi”
Soonjae menemani sungmin jalan-jalan diluar..
“soonjae ssi sepertinya semua asisten menyukai tuannya masing-masing”
“ko oppa bisa tahu?”
“tentu saja, dan sepertinya teukie hyung dan hyerin ssi sudah jadian”
“ah aku tidak menyadari, heesya ssi dengan heechul hyung dan aku pikir sebentar lagi yang lain akan menyusul”
‘tapi bukankah bagus, daripada oppadeul pacara dengan seebritis lagi pasti tidak akan bertahan lama”
“aku yakin dari kalangan biasa akan lebih setia apalagi ELF yang akan selamanya setia pada suju menyayangi sepenuh hati”
“wah ucapan mu ada benarnya, kalau begitu akupun akan mencari ELF untuk menjadi pacar ku”
“sungmin oppa sudah mau punya pacar yah?”
“aku menginginkan mu tapi sepertinya cinta mu sudah sangat dalam terhadap kibum ssi”
“hah??” soonjae melihat wajah sungmin, namun sungmin melihat kearah lain dan tersenyum menatap pemandangan sekitar..
…………………………………………………………………………………………………..
Hotel…
“oppa, semalam yesung oppa mengutarakan perasaannya”
“jinca? Heechul hyung ottokkhe?”
“oppa, aku tidak jadian dengan heechul oppa, dia bilang begitu supaya sungmi ssi tidak mengganggu ku lagi”
“memangnya kemarin sungmi ssi bilang apa terhadap mu?”
“dia menyuruh ku jangan mendekati kyuhyun lagi”
“dia benar, sebaiknya kamu lupakan kyuhyun lebih baik kamu mencoba pacaran dengan yesung hyung saja”
“apa itu harus aku lakukan?”
“kalau kau mau kau bisa pura-pura pacaran dengan heechul hyung, karena sudah terlanjur semua orang tahu”
“oppa aku tidak mau melakukan itu”
“kau tahu? Aku hanya gak mau lihat saeng kesayangan ku dijahati orang lain”
“aku akan memikirkannya, gomawo you’re my everything” ku peluk donghae yang duduk disamping ku,, hyunjae datang membawa susu,, kali ini dia tidak cemberut ku melihat ku memeluk donghae malah senyuman sudah dari jauh terlihat.
“wah kalian sangat bahagia, minumlah dulu” yesung, eunhyuk dan singjin datang ke kamar ku..
“heesya ssi apa sudah makan?” tanya yesung yang duduk dihadapan ku
“belum, aku baru selesai mandi, waeyo?”
“sebaiknya kita pergi makan,ottokhe?”
“ehem ehem,, wah ada yang ngajak makan nih” ledek hyunjae
“sudah sana pergi saja” donghae mendorong ku bangkit
“ah oppa, aku bisa bangun sendiri,, sebentar aku ganti baju dulu”
“donghae ssi bukankah heesya ssi pacaran dengan heechul hyung?”
“memangnya ottokhe kalau aku ngajak makan” sergah yesung
“ya hyung harusnya tidak boleh begitu”
“sudahlah oppa biarkan saja, lebih baik kita juga ikutan makan”
Yesung memegang tangan ku memasuki restoran dekat hotel, dibelakang singjin dan eunhyuk mengikuti kami.. yesung sudah memesan tempat dipinggir yang bisa memandang langsung laut.. walaupun kami makan berempat tapi suasananya sangat romantic, kami menikmati masakan laut dari restoran ini. Tidak lama pasangan kyuhyun dan sungmi duduk disamping meja kami. Aku tidak mau melihat mereka aku terus menatap pantai…
“oppa awas yah kalau kau menghampiri sungmi ssi” singjin mencubit pinggang eunhyuk
“singjin ah mana mungkin lihat disana ada kyuhyun ssi aku bisa dipukul olehnya”
“yaa oppa jadi kalau gak ada kyuhyun oppa kau mau menghampirinya, ah oppa jahat?”
“bukan begitu maksud oppa,, yaa kau jangan salah faham dan marah”
“ya kalian lucu sekali, pasangan yang aneh” aku tidak bisa lagi menahan tawa,, tanpa sadar ku melihat kearah kyuhyun sambil tertawa dan dia memberikan senyuman. Aku langsung batuk kecil karena kaget,,
“yak au kenapa, minumlah?” yesung memberikan minum,,
“gwenchana oppa,, sebaiknya kita pergi sekarang saja oppa, ayo singjin ssi kita pergi dari sini” akhirnya ku tinggalkan mereka yang masih menikmati makan malamnya.
“oppa aku tahu kau tadi trsenyum pada heesya ssi”
“mana mungkin, sudah lanjutkan makan saja” sungmi cemberut dan tidak melanjutkan makannya. Sungmi mengirim pesan pada eunhyuk diam-diam..
“oppa aku ingin bertemu nanti malam di pantai”
~from sungmi~
super miinah part 4

Pagi-pagi aku sudah datang ke dorm suju,,
Aku masuk ke kamar donghae terlebih dulu, dia masih tertidur. Ku ambil Ponselnya yang terjatuh ke lantai.
“oppa, bangunlah” ku menepuk pipinya perlahan
“ah heesya, oppa pikir hyunjae ssi, waeyo kesini? Heechul hyung sudah bangun?” donghae bangun dan menyender pada tembok, aku mengikuti disampingnya
“ini masih sangat pagi lagipula aku masih malas bertemu dengannya, oppa waeyo aku masih belum bisa melupakannya?” ku menyandar pada pundak donghae an memeluk tangannya
“sebaiknya kamu cari namja lain, mau oppa carikan?”
“siapa? Aku belum menyukai siapapun selain kyuhyun oppa” kuhembuskan nafas pasrah
“bagaimana kalau dengan teukie hyung saja”
“oppa, yang benar saja” aku memukul tangan donghae
“nanti oppa pikirkan lagi siapa namja yang cocok untuk mu lovely”
“hari ini jadwal suju ngebuat mv kan?”
“waeyo?”
“kalau begitu ayo bangun, ikut aku” aku bangkit lebih dulu dan Kutarik donghae yang masih malas-malasan ke meja makan.
“oppa belum lapar”
“duduk saja, jangan bawel”
Kubuatkan segelas susu dengan tambahan ginseng dan teh hijau,,
“minumlah, hari ini pasti melelahkan jadi harus mempunyai tenaga yang lebih”
“wah sudah lama oppa, tidak meminum ini semenjak kamu ke jepang”
“habiskan yah, aku bangunkan teuki oppa dulu”
“heesya sekalian heechul hyung juga”
Teuki tidur tidak memakai baju, selimutnya hanya menyelimuti sebagian kakinya. Kutarik selimutnya dan melipatnya.
“oppa bangun” namun teuki tak kunjung bangun,,
“oppa bangun aku sudah buatkan susu ginseng” namun teuki menarik ku dan memeluk ku
“heesya ku,, sarange….”
Braaakkkkkk…..
Aku kaget dan mencoba melepaskan pelukan teuki namun tangannya sangat kuat padahal dia sedang tertidur, aku melihat kearah pintu
“ah mianhe,, aku mengganggu kalian” hyerin berlari keluar setengah menangis
“oppa lepaskan pelukan mu” ku pukul tangan teuki dan akhirnya melepaskan ku
“ah heesya ku, mianhe oppa tidak sadar” teuki bangun sambil menguap
“oppa kejar hyerin ssi!!”
“Hyerin ssi?? Waeyo dengan dia?” tanya teuki polos
“ah oppa, barusan dia melihat oppa memeluk ku”
“terus waeyo??”
“oppa cepat kejar saja hyerin ssi, bagaimanapun dia fans mu dan sekarang jadi asisten mu, pasti oppa tau bagaimana perasaannya”
“ah arasso” teuki langsung berlari keluar tanpa memakai pakaian
Hyerin keluar dorm dan menabrak yesung,,
“hei waeyo lari-lari?” yesung menahan tangan hyerin
“ah yesung oppa, mianhe aku harus segera pergi”
“kamu asisten teuki hyung kan?”
“ne, tapi sepertinya aku akan mengundurkan diri saja”
“waeyo? Ceritalah,, aku mungkin bisa membantu aku kan sangat dekat dengan teuki hyung” yesung membawa hyerin duduk disamping lift,, teuki yang mengejar hanya bisa melihat yesung membawa hyerin, teuki kemudian masuk kembali kedalam dorm.
Hyunjae mendekati donghae…
“oppa siapa yang membuatkan mu susu ini?”
“heesya ssi tadi, oh iya hyunjae ssi siapkan air hangat yah”
“ah ne oppa” hyunjae masuk ke kamar donghae masih dengan rasa penasaran..
15 menit kemudian donghae masuk kedalam kamar mandi,,
“sudah siap?” tanya donghae yang membuat hyunjae kaget..
“oppa, waeyo datang tiba-tiba?”
“memangnya kenapa?” donghae membuka pakaiannya
“aishhh waeyo dia membuka pakaiannya dihadapan ku?” gumam hyunjae
“oppa aku keluar dulu”
“tunggu dulu” donghae menahan tangan hyunjae
“w,,wwaeyo oppa?” hyunjae tidak berani menghadap donghae
“handuknya mana?”
“ah mianhe oppa, aku ambilkan dulu”
“yah rupanya dia benar-benar menyukai ku” gumam dongahe sambil tersenyum
“oppa ini handuk mu” hyunjae hanya menyerahkan handuknya didepan pintu
“wae tidak masuk?” ucap hae sambil cengengesan
“mianh oppa aku tidak bisa masuk, ppali ambil”
“tapi aku sudah didalam bath, kamu masuk dan simpan lah di gantungan”
“gak bisa oppa” hyunjae sangat tegang, tiba-tiba aku masuk,,
“sini biar aku yang memberikan” aku ambil handuk dari tangan hyunjae
“ya wae kamu yang masuk?” tanya donghae
“oppa jangan buat orang lain jantungan, kau lihat wajah hyunjae yang sudah merah seperti tomat? Kau ingin dia pingsan melihat mu seperti ini”
“ah heesya mengacaukan rencana ku saja, benar katamu dia memang menyukai ku”
“apa aku bilang, sudah ppali mandi,, aku akan suruh hyunjae siapkan sarapan untuk oppa”
“gomawo lovely”
Aku keluar kamar mencari hyunjae,,
“yoongah ssi mana hyunjae?”
“tadi ke dapur”
“gomawo” aku melihat hyunjae sedang membuat ramyun
“hyunjae ssi itu untuk hae oppa?”
‘ne waeyo?” hyunjae sedikit jutek
“kamu marah? Aku hanya ingin bilang tolong masakan ramyun ditambah dengan daging cincang”
“aku tau, wae kamu tidak ngebangunin heechul oppa? Malah sibuk mengurusi donghae oppa?” aku sangat kaget mendengar ucapannya, andai dia tau aku dongasengnya,, tapi aku tidak akan bilang, ini lebih baik,, biarkan dia tau dengan sendirinya.
“ah mianhe,, kami sangat dekat jadi aku terbiasa bersama donghae oppa” aku langsung meninggalkan hyunjae memasuki kamar dongahe lagi..
Calling to yesung oppa…
“oppa, kamu dimana?”
“waeyo? Diluar”
“aku ingin curhat,, aku bisa ke dorm oppa?”
“aku tunggu di lobi saja”
“baiklah, aku kesana sekarang”
Aku berpapasan dengan hyerin…
“hyerin ssi, mianhe”
“ah gwenchana heesya ssi, aku tau kamu dan teuki oppa sudah kenal sejak kecil”
“ah kamu sudah tau?”
“ne kemarin teuki oppa seddikit cerita, dan tadi yesung oppa juga sudah menjelaskan kalau teuki sudah seperti oppa mu sendiri”
“ah yesung oppa? Baguslah kalau kamu sudah faham”
“iyah, waeyo dengan yesung oppa?”
“ahni, aku kebawah dulu,, hyerin ssi kalau kamu benar-benar menyukai teuki oppa, kejarlah, aku mendukung mu”
“jinca?” wajah hyerin langsung berseri-seri
“hwaitting!!!”
“ne, gomawo heesya ssi”
…………………………………………………………………………………………………
Dorm 11….
“oppa bangun ah ppali wae begitu susah dibangunkan pagi ini?” singjin masih berusaha membangunkan eunhyuk
“singjin ssi ini masih pagi”
“oppa masih pagi apanya? Ini sudah jam 7 pagi hari in ada syuting mv ppali wake up!!” singjin berteriak tepat ditelinga eunhyuk
“omo,, teriakan mu membuat ku telinga ku sakit, aku bangun sekarang”
“ppali mandi, aku sudah siapkan air hangat untuk oppa ku yang seksi ini mandi”
“ah aku lupa, mianhe” eunhyuk langsung menutup dadanya yang tidak memakia pakaian
“oppa aku sudah lihat dari tadi, ppali, aku siapkan makan dulu”
“aku sungguh pabo, tidur tidak memakai baju”
“itu lebih bagus oppa” singjin tertawa sambil keluar kamar
“dasar yeoja ini sungguh agresip, aku sungguh malu dibuatnya”
Soonjae sudah membuatkan teh untuk sungmin dan sedang memasakan nasi goreng,,
“yaa soonjae ssi kamu sedang membuatkan nasi goreng?”
“kamu kan lihat sendiri”
“yaa jangan sewot, ottokhe menjadi asisten sungmin oppa?” selidik singjin
“menyenangkan, sungmin oppa orang yang ramah dan sangat perhatian”
“baguslah kamu jadi bisa melupakan kibum oppa”
“yaa aku masih sangat mencintai kibum oppa” teriak soonjae
“soonjae sudah masaknya?” tanya sungmin yang membuat soonjae dan singjin terdiam
“sebentar lagi oppa” jawab soonjae gugup
“waeyo kalian jadi tegang?”
“ahniyo oppa, kami sedang mengobrol saja”
“oh baguslah, soonjae kamu buat 2 porsi kan?”
“ne oppa”
“soonjae. Sungmin oppa benar-benar sangat perhatian, sudah kamu berpaling saja pada sungmin oppa” singjin masih saja mencari celah menyomblangi soonjae dan sungmin
“diam kamu, nanti sngmin oppa mendengar” soonjae hampir saja memukulkan sendok ke kepala singjin
“iyah aku diam, saatnya membuat ramyun untuk my hubby tercinta”
…………………………………………………………………………………………………
Dorm 12…
Hyerin masuk kedalam kamar teuki,,,
“hyerin kamu dari mana saja?”
“mianhe oppa, aku hanya kaget melihat oppa memeluk heesya ssi”
“itu tidak sengaja tadi sedang mengigau saja”
“oh geraeyo, oppa udah mandi?”
“udah,, tinggal makan”
“mau makan apa?”
“ehm,, roti bakar dengan isi daging sapi”
“baiklah aku siapkan sekarang”
“hyerin ssi tunggu” teuki menarik tangan hyerin
“ah,, wae?” hyerin udah dag dig dug gak karuan
“jangan lupa tambahkan saos yah” hyerin hanya menghela nafas
“baiklah”
Donghae selesai mandi dan mendekati hyunjae yang sedang memasak,,
“ehm sangat harum,, ko tau ditambahkan daging sapi cincang?” tangan donghae merangkul pundak hyunjae, hyunjae langsung menatap wajah donghae
“euh,, tadi heesya ssi yang menyuruh” seketika hyunjae langsung memalingkan wajahnya saat donghae mulai mendekatkan wajahnya
“oh geraeyo,, anak manis itu tidak pernah lupa kesukaan ku”
“donghae mana heesya ssi? Waeyo dia gak datang hari ini?” heechul menepuk pundak donghae
“aku pikir dia sudah membangunkan mu hyung”
“tidak ada, aku terbangun karena ada yang menelpon”
“biar aku telpon dia,,”
“tidak usah, biar aku sendiri yang menghubunginya” heechul duduk di meja makan
Calling heesya…
“kamu dimana?”
“wae mencari ku?”
“apa kau lupa tugas mu, ppali ke dorm”
“aku sudah buatkan susu ginseng minumlah dulu, aku masih ada urusan”
“aku tidak mau ppali aku ingin sarapan”
“yaa jangan manja, aku masih ada urusan”
“kau berani menolak ku, awas saja kalau bertemu aku buat perhitungan”
“jangan berteriak, memangnya mau apa? Memukul ku?”
“apa ingin mengulang kejadian satu tahun yang lalu?”
“baiklah, aku segera kesana” ucapannya membuat ku takut dan tidak bisa lagi mengatakan tidak.
“bagus, ppali”
“iyah, cerewet sekali”
10 menit kemudian aku sudah masuk dorm dan mulai membuatkan heechul nasi goreng kesukaannya,, bel berbunyi yoongah yang membukakan pintu..
“anneyong” sapa yeoja dibalik pintu
“anneyong, mau bertemu siapa?”
“heechul oppa ada?”
“anda siapa?”
“waeyo begitu cerewet, ada tidak?”
“yoongah ssi siapa yang datang?” tanya hankyung dari belakang
“yeoja ini mencari heechul oppa” hankyung yang kenal heechul akan marah apabila ada yang mencarinya disuruh masuk beitu saja
“mianhe, kamu siapa dulu? Aku harus memberitahu heechul”
“cepat panggilkan saja, aku jamin dia tidak akan marah pada kalian”
“yoongah jangan biarkan dia masuk dulu, aku panggilkan heechul” ucap hankyung yang langsung menemui heechul
“heechul ada yang mencarimu”
“siapa?”
“seorang yeoja”
“ah mungkin itu yang kemarin” ucap teuki
“tanyakan saja dia ada perlu apa? Hari ini kita kan akan syuting,, mungkin aku akan menghubunginya nanti”
“biar aku saja” sambil kusimpan nasi goreng dihadapan heechul
“maaf nona heechul sedang siap-siap, dan hari ini suju sangat sibuk akan ada syuting mungkin besok heechul baru bisa kamu temui”
“apa susahnya bertemu dengan ku dulu” gerutu yeoja itu
“aku hanya menyampaikan pesannya, dan apabila ada pesan silahkan titipkan”
“baiklah” yeoja itu menuliskan sesuatu disecarik kertas..
“apa hanya ini?” tanya ku lagi memastikan
“ne, tolong berikan padanya ini sangat penting” ucapnya sambil berlalu dari depan pintu
Kuhampiri heechul yang sedang melahap sarapannya dan duduk disampingnya..
“yeoja itu hanya menitipkan ini” kuberikan kertas itu
“apa isinya?” tanyanya santai
“mana aku tahu?” gerutu ku
“ya buka, apa susahnya” denganwajah yang kesal ku buka lipatan kertas itu
~~~Isi~~
Oppa aku tunggu besok di villa sangjoe jam 8 malam..
~HM~
…………………………………………………………………………………………………..
Kami semua pergi ke tempat pembuatan MV MIINAH,, di sebuah gedung disudut kota..
Para asisten sibuk menyiapkan pakaian, mengipasi dan menyiapkan makanan. Ku lihat mereka sangat berusaha menyelesaikan pembuatan MV ini,,, aku terus memperhatikan kyuhyun yang sangat terlihat bad boy tatapan matanya sungguh dingin aku dibuat lemas olehnya. Pembuatan MV sebentar lagi tapi kulihat ada sungmi yang baru datang,, dia tersenyum pada kyuhyun begitu juga sebaliknya kulihat kyu tersenyum manis pada sungmi, ah jeongmal aku tidak bisa melihatnya,, kubalikan wajah ku dan ku usap air mata yang menetes..
“heesya ssi waeyo?” tanya yoongah,,
“gwencahan”
“yoongah ssi aku tanya, apa kau menyukai hankyung oppa sehingga ingin menjadi asistennya?”
“aniyo, aku suka sama donghae oppa, tapi aku sungguh kagum dengan hankyung oppa yang berusaha keras di super junior”
“waeyo banyak yang menyukai donghae?”
“kau gak tahu donghae oppa itu berkharisma?”
“ya aku tahu, aku kenal dia dari kecil”
“ah ottokheyo?”
“dia kakak ku, jadi aku sangat mengenalnya, tapi waeyo aku beda dengannya?”
“mwoooo?” yoongah menutup mulutnya,,
“jinca?? Omo aku gak percaya”
“yoongah ssi tapi jangan bilang-bilang yah!!”
“waeyo? Tapi kamu mau jadi asisten?”
“entahlah, tapi karena aku menyukai salah satu diantara mereka”
“heesya ssi apa kabar?” aku membalikan wajah ku, kulihat sungmi duduk disamping ku
“wae?”
“aku ingin bicara dengan mu”
“tinggal bicara saja” aku tetap berbicara dengan nada yang malas
“aku mohon jangan dekati kyuhyun oppa lagi, aku tahu kau masih menyimpan rasa itu tapi jeongmal aku mohon, kami akan segera bertunangan”
“sudahlah jangan bahas itu, kau meyakiti ku dengan berkata begitu seolah-olah aku yang salah” nada ku semakin tinggi,, air mata ku sudah hampir jatuh
“tapi aku tidak mau kau mengganggu hubungan kami”
“sungmi ssi kau urus saja kyuhyun jangan mengganggu heesya ssi” heechul tiba-tiba muncul dan menarik tangan ku untuk pergi
“tunggu!! Aku hanya memperingatinya”
“asal kau tahu sungmi ssi, heesya ssi sudah tidak menyukai kyuhyun, sekarang dia pacar ku, arasso” mataku terbuka lebar, kututup mulut ku mendengar ucapan heechul
“oh jadi kalian sudah pacaran? chuckae” ucap kyuhyun yang menjulurkan tangannya dari samping sungmi, namun heechul tidak memperdulikan kyuhyun dia langsung menarik ku meninggalkan mereka membawaku masuk kedalam ruang ganti..
“yaa apa yang kau bicarakan? Kau pikir aku menyukai mu” bentak ku
“kau pikir aku juga menyukai mu?” heechul tidak kalah membentak ku
“terus tadi kamu bilang aku pacar mu, apa maksudnya?”
“ah kalian disini rupanya, chuckae” hyuk merangkul ku dengan tersenyum
“yaa lepaskan, apa yang chuckae?”
“aku dengar dari kyuhyun kalau kalian pacaran, wah sejak kapan? Ini perlu dirayakan”
“pabo” heechul memukul kepala eunhyuk
“hyung wae memukul ku?” eunhyuk mengusap-usap kepalanya
“oppa, dia bilang pada siapa saja?” tanya ku
“dia bilang saat ada aku, donghae, dan teukie, waeyo?”
“aisshhh, wae dia bilang dihadapan teuki oppa, ini semua gara-gara kau” ku pukul tangan heechul dan pergi mencari teukie
Teukie duduk bersama hyerin pandangannya kosong dia menyandar pada bahu hyerin,,
“oppa” teukie melihat kearah ku
“waeyo heesya ku?”
“oppa sebenarnya aku..”
“oppa sudah tahu, chuckae,, tapi waeyo oppa harus tahu dari orang lain bukan dari mu?”
“oppa, kau salah faham”
“gwenchana semoga bahagia bersama heechul” teukie menarik hyerin pergi meninggalkan ku sendiri, kaki ku sungguh lemas aku terkulai jatuh dan terduduk lemas,, aku sungguh tak ingin menyakiti teukie.
“heesya gwenchana?” donghae mengangkat dagu ku
“oppa” aku tidak bisa menahan lagi ku tumpahkan air mata ku sambil memeluknya,, dia hanya mengusap rambut ku dan memluk ku
“sudah jangan menangis lagi, sebaiknya kita pulang, kamu pulang dengan oppa saja” namun aku tidak beranjak terus saja menangis.. donghae mengangkat ku kurangkulkan tangan ku ke lehernya, dia menggendong ku keluar.
“hyunjae ssi ayo kita pulang” hyunjae mengikuti donghae membawa tas setengah menangis melihat donhae menggendong ku.
…………………………………………………………………………………………………..
Dorm 11…
Kyuhyun masuk ke kamar bersama sungmi… eunhyuk memperhatikan namun berlalu masuk ke dapur bersama singjin..
“oppa aku buatkan teh, setelah itu langsung istirahat”
“gomawo singjin ssi”
“ini teh nya, aku pulang dulu besok aku kesini lagi”
“hati-hati”
“oppa, kamar ku didepan, waeyo menghawatirkan ku? Kau mulai menyukai ku ya?”
“oh iya aku lua, sudah sana pulang istirahat lah kau pasti lelah”
“ok”singjin keluar bersama soonjae.
Didalam kamar sungmi memeluk kyuhyun..
“apa yang kau obrolkan dengan heesya tadi?’
“wae oppa ingin tahu?”
“apa kau menyakitinya? Hingga heechul turun tangan?” kyuhyun menatap sungmi tajam
“oppa, aku hanya meyuruhnya jangan mendekatimu”
“seharusnya kau tidak perlu mengatakan itu, sungguh menyakiti hatinya”
“oppa waeyo jadi memperhatikannya? Semenjak dia kembali ke korea kau jadi berubah”
“aku hanya kasihan padanya”
“apa kau sekarang mulai menyukainya?” kyuhyun terdiam tidak mampu menjawab pertanyaan sungmi,, sungmi kerlari keluar,,
“yaa sungmi ssi waeyo?” eunhyuk menghentikan sungmi
“oppa temani aku, bawa aku kesuatu tempat jauh dari sini” eunhyuk yang dari dulu menyukai sungmi sebelum kyuhyun berpacaran dengan sungmi karena mereka berteman dari SMP..
“baiklah” eunhyuk membawa sungmi keatap gedung membiarkan sungmi menangis dipelukannya..
…………………………………………………………………………………………………..
Dorm heesya…
Donghae membawa ku masuk, hyunjae juga ikut masuk.. donghae menidurkan ku,, hyunjae melihat sekeliling kamar ku.. banyak sekali poto ku berdua bersama donghae…
“hyunjae ssi bisa ambilkan air dan handuk”
“ne” hyunjae mengambil air hangat dan handuk kecil lalu menyerahkan kepada donghae..
Donghae mengelap wajah ku,,
“oppa, aku ingin kembali ke jepang saja” ku peluk donghae, aku lupa disini juga ada hyunjae..
“kau jangan manja, kalau kau pergi oppa akan kesepian lagi”
“tapi aku sungguh menderit disini, luka lama dan baru menghantam ku bersamaan”
“heesya,, oppa yakin kamu bisa mengatasinya” donghae menatap ku lekat meyakinkan ku agar aku menjadi wanita tegar..
“oppa, sarange” donghae memluk ku lagi,,
”prayyyy” hyunjae menjatuhkan gelas berisi teh yang akan diberikan pada ku..
“jadi kalian benar-benar pacaran?” tanyanya yang langsung meneteskan air mata
“hyunjae ssi kau salah faham”
“mianhe” hyunjae berlari keluar,,
“oppa ah ppali kejar, wae masih diam disini!!!”
“tapi kamu?”
“oppa aku sudah lebih baik sekarang” donghae langsung berlari mengejar hyunjae,, donghae menahan tangan hyunjae saat akan membuka pintu dormnya.
“tunggu, kita harus bicara”
“mianh oppa, aku yang salah menyukai mu,, tak sepantasnya aku begitu jeongmal mianhe” kali ini hyunjae benar-benar menangis..
“ikut aku” donghae menarik hyunjae kedalam lift membawanya mengendarai mobil menuju taman kota.
Ku telpon yesung seperti biasa,, dia segera datang ke dorm ku…
“oppa, hari ini aku menyakiti banyak orang,, aku sungguh jahat”
“sudahlah, aku tahu kamu gak sengaja”
“kalau hyunjae tahu kamu dongsaeng donghae pasti dia tidak akan sakit hati lagi” “
“tapi teukie oppa? Aku sungguh merasa bersalah padanya ini semua gara-gara heechul pabo”
“besok kan libur apa kau mau liburan?”
“mau kemana?”
“bagaimana kalau kita ke pantai?”
“ide bagus, kita pergi malam ini saja oppa, ottokhe?”
“kau mau berangkat malam ini?”
“ottokhe?”
“baiklah,, aku siap-siap dulu, nanti ku tunggu di bawah”
“aku juga.ok” yesung keluar kamar ku, ku bergegas menyiapkan pakaian ku memasukannya kedalam tas selendang ku karena aku hanya membawa 1 pakaian.. 15 menit waktu yang singkat untuk ku memberekannya,,
“yaa kau mau kemana malam-malam begini” tanya heechul yang kebetulan bertemu di lorong
“bukan urusan mu”
“aku ini bos mu, kau mau kemana?” heechul menahan tangan ku
“yaa lepaskan, aku muak melihat wajah mu”
“kau bukannya berterima kasih tadi aku menolong mu”
“menolong apa? Yang ada malah menyakiti banyak orang”
“ppali masuk, kau harus istirahat”
“yaa lepaskan, kau kira siapa bisa mengatur ku” kulepaskan tangannya dan berlari menuju lift, heechul mengejar namun pintu lift keburu tertutup… aku langsung masuk kedalam mobil yesung dan kami pergi ke pantai.
…………………………………………………………………………………………………
Taman…
“oppa sebaiknya kita pulang”
“waeyo kamu tadi seperti itu? Apa kau sungguh menyukai ku?” hyunjae tidak menyangka donghae berkata seperti itu
“percuma aku bilang, itu tidak akan berarti apa-apa”
“ppali bilang” donghae memegang kedua tangan hyunjae, kali ini jantung hyunjae berdegup kencang…
“ne,, sarangaheyo oppa, tapi..” donghae langsung mencium bibir hyunjae sebelum hyunjae menuntaskan ucapannya..
“nado sarange hyunjae ssi”
“oppa,,, jinca?”
“aku juga menyukai mu,, jangan kaget seperti itu”
“tapi hubungan mu dengan heesya ssi, ottokhe?”
“hahaha,,, pabo, mana mungkin aku pacaran dengan dongsaeng ku sendiri?”
“mwoooo? Dongsaeng? Heesya ssi dongsaeng mu?”
“ne,, dia dongsaeng ku,, kau jangan salah faham lagi!!”
“aisshhh,, jeongmal aku pabo,, aku sudah menyakiti heesya kalau begini, oppa ayo pulang aku harus minta maaf pada heesya”
“baiklah,, tapi mianh kalau pacaran kita tidak diketahui public”
“gwenchana oppa, aku mengerti posisi mu”
“gomawo sudah mengerti aku,,” donghae mengecup kening hyunjae,,
super miinah part 3

Yeoja itu masuk langsung menuju kamar kyuhyun… soonjae masih terus memperhatikan dari pintu,, sungmin menghampiri dan menyuruh soonjae menyiapkan keperluan sungmin.
“oppa siapa yeoja itu?” tanya soonjae yang masih penasaran karena yeoja itu bukan asisten kyuhyun
“yang barusan? Namanya lee sungmi,, ayo kita makan dulu, pasti kamu belum makan juga kan?”
“ah oppa silahkan saja, tidak sopan, aku hanya asisten mu” jawab soonjae malu-malu
“gwenchana, aku tidak menganggap mu asisten ku, usia kan tidak beda jauh sebaiknya saling menganggap teman saja” peernyataan sungmin membuat soonjae jadi mengagumi sungmin
Di dalam kamar Sungmi ngebangunin kyuhyun yang masih tidur,,
“oppa bangun,,”
“sungmi ah waeyo pagi-pagi sudah ada disini?” tanya kyuh sambil menguap
“apa hari ini ada waktu?”
“memangnya ada apa?” kyuh menyandarkan kepalanya di bahu sungmi dan tangannya melingkar di pinggang sungmi
“aku ingin jalan-jalan, sudah lama kita tidak jalan-jalan, ottokkhe?”
“baiklah, kamu mau kemana?”kyuhyun mengangkat wajahnya
“aku ingin ke pantai”
“aku mandi dulu”
Lantai 12 sangat ramai, para asisten sedang sibuk mempersiapkan keperluan para oppa,, tapi aku langsung masuk ke kamar heechul,, heechul masih tidur.
“oppa bangun, bukan kah hari ini ada syuting”
“jam berapa sekarang?” heechul masih malas-malasan
“jam 8,, semua orang sudah bangun, ppali bangun, aku siapkan sarapan untuk mu”
“tunggu!!” langkah kaki ku berhenti seketika
“siapkan air hangat untuk ku mandi” Aku menuju kamar mandi,,,
“hey heesya ssi kamu sudah datang?” tanya hyunjae yang menyajikan sarapan untuk donghae
“ne,, wah bagus sudah menyiapkan sarapan untuk hae oppa”
“heesya sini makan dulu, kamu pasti belum makan?” donghae menarik ku duduk ke meja makan dan hyunjae hanya memperhatikan heran
“yaa biarkan dia menyiapkan dulu air untuk aku mandi” ucap heechul yang mengambil air minum di kulkas
“hyung, aku tidak tega, kalau dia pingsan ottokhe?”
“perhitungan manajer lee benar kalau heesya ssi jadi asisten mu yang ada dia gakan bekerja” heechul ikutan duduk
“yaaa stop!! Aku siapkan air hangat dulu untuk mu tuan kim heechul” ucapan ku sangat tegas langsung menuju kamar mandi dan heechul pun bergaya kaget
“hyung, jangan keras pada heesya, aku sungguh tidak tega”
“donghae ssi kalau kau terus memanjakannya yang ada dia tidak akan pernah dewasa hanya tergantung padamu” heechul memakan roti yang ada di meja
“hyung, kau kan tau heesya satu-satunya orang yang paling berharga dalam hidup ku”
“tenang saja, biar aku yang mendidiknya, nanti dia sarapan bersama ku jadi kau jangan khawatir lagi”
“gomawo hyung, aku percaya pada mu”
Sedari tadi hyunjae hanya memperhatikan pembicaraan heechul dan donghae, hyunjae merasa aneh apa hubungan donghae dan heesya,, hyunjae menebak heesya adalah kekasih donghae.
Hyerin masih berada di kamar leeteuk,, walaupun paling tua tapi kelakuan teukie seperti magnae,, hyerin sampai harus membantu teuki menyisir rambutnya. Hyerin sampai gemetar saat memegang sisir karena teuki masih belum memakai baju.
“hyerin ssi ppali sisir rambut ku jangan bengong saja, apa yang kau pikirkan?”
“ahnii oppa” hyerin memjamkan matanya saat mendekati teukie
“hyerin ssi apa kau terpukau melihat dada ku yang seksi?” hyerin terkejut mendengar perkataan teuki
“oppa apa bisa membaca pikiran ku?”
“jinca? Berarti tebakan ku benar, yeoja kalau melihat ku setengah telanjang memang akan terpukau, ottokhe kalau aku telanjang bulat?”
“andwaeeeeeeeee!!!!” teuki kaget karena hyerin menjerit sangat keras
“ya hyerin ssi waeyo berteriak?” teukie menutup mulut hyerin, jantung hyerin berdetak keras karena jaraknya dengan teuki sangat dekat apalagi teuki memegang mulutnya replelks hyerin tersenyum *with gmn rasanya dkt m abang?*
“hyung waeyo?” tanya donghae yang datang bersama heechul dan heesya
“aniyo, dia hanya kaget karena ucapan ku itu saja” teuki mencoba untuk menjelaskan
“oppa terus wae tangan mu menutup mulut hyerin ssi” tanya ku sambil menunjuk
“ah heesya ku mianhe tadi oppa repleks karena dia menjerit sangat keras” teuki langsung melepaskan tangannya dan mencoba untuk membela diri
“oh aku pikir oppa melakukan hal yang tidak-tidak pada hyerin ssi”
“ah heesya ssi, oppa tidak mungkin melakukan hal semacam itu pada yeoja lain, hanya pada mu saja” mendengar ucapan teuki aku sangat kaget, heechul pun kaget
“hyung apa yang kau katakan? Sudah jangan menggoda heesya terus” donghae angkat bicara
“yaa teuki dasar playboy” heechul langsung menarik ku keluar
“heechul ssi jangan keras-keras menarik heesya ku” hyerin sangat bingung melihat tingkah teuki yang ketakutan pada ku apalagi teuki sangat menghawatirkan ku.
“oppa, apa kau menyukai heesya ssi?” hyerin begitu to the poin
“waeyo kamu bilang gitu? Apa oppa terlihat menyukainya?” teuki mendekatkan wajahnya pada hyerin
“barusan oppa memanggilnya heesya ku bukan heesya ssi, dan oppa sangat perhatian padanya”
“oppa sudah mengenalnya sejak kecil, mungkin karena terbiasa menjaganya, jadi tidak ingin melihatnya terluka, lantas wae muka mu memerah saat oppa mendekatimu?”
“ah itu,,,,,”
“apa kau menyukai ku?
”tentu saja, aku ELF yang sangat mencintai SUPER JUNIOR”memangnya dia sudah lama tinggal disini?” hyerin menjawab dengan santai karena tidak ingin ketahuan kalau dia sangat-sangat mencintai teuki bukan hanya sebagai ELF
“aku pikir kau juga menyukai ku, baru kemarin dia tinggal disini tapi aku sudah mengenalnya sejak kecil”
“kemarin ko bisa? Jadi teman kecil oppa”
“tentu bisa, sudah jangan ngebahas heesya ku terus ppali rapihkan rambut oppa hyerin ssi yang manis” sekarang hyerin tambah bengong *with sabar yah jangan meleleh duluan, cm
Lagi-lagi anak suju ngebuat asistennya jantungan, kali ini eunhyuk membuka pakaiannya dihadapan singjin, sontak singjin terpukau.
“oppa apa tidak malu membuka pakaian dihadapan ku?” celetuk singjin
“ah mianhe singjin ssi, sinikan pakaian ku” eunhyuk terlihat sangat malu
“gwenchana oppa, aku sangat suka melihatnya sekarang tubuh mu tambah seksi”
“jinca? Ini berkat latihan ku, aku sakit hati kalau terus di ejek berbadan kecil dan tidak bertenaga”
“aku juga sangat marah kalau ada yang bilang gitu tentang oppa”
“mwo? Waeyo?”
“aku gak rela my hubby diledek terus” eunhyuk kaget mendengar singjin menyebutnya dengan sebutan sayang
“singjin ssi wae menyebutku ‘my hubby’?”
“karena aku sangat menyukai oppa, bukan sekedar ELF pada SUPER JUNIOR, tapi singjin pada eunhyuk oppa” *vie berani gt blg gt m c’kunyuk??”
“jinca? Oh aku gak percaya ada yang menyukai seperti mu, berani mnegungkapkannya dihadapan ku langsung, aku sungguh malu”
“oppa waeyo malu? Tenang aku akan menyayangi oppa selamanya kalaupun oppa tidak memilih ku”
“ah gomawo singjin ssi”
“eunhyuk ssi cepat, kita bisa telat” teuki tiba-tiba muncul
“sebentar hyung”
Terdengar bel dari pintu, hyunjae langsung membukakan ternyata yang datang sungmin dan soonjae,,
“heechul hyung mana teukie hyung dan hyuk ssi?”
“itu” heechul menunjuk ke arah teuki yang baru keluar dari kamar eunhyuk
“sebentar masih menunggu eunhyuk dan shindong, yesung ssi mana?”
“masih dibawah”
Soonjae mendekati hyunjae yang sedang berada di meja makan bersama donghae, heesya dan heechul.
“hyunjae ssi tadi ada yeoja yang datang menemui kyuhyun oppa, wajahnya lumayan cantik” aku langsung melirik kearah mereka
“jinca? Siapa?”
“molla, hanya tau namanya itu juga sungmin oppa yang memberi tahu”
“itu pacarnya kyuhyun oppa” celetu ku
“ah heesya ssi kamu tau?”
“ne” jawab ku santai melanjutkan menyuap nasi goreng buatan ku sendiri
“heesya cepat habiskan tidak usah memikirkan itu” donghae mengusap rambut ku
“ne oppa, tenang saja”
“heesya ssi cepat ikut aku, aku harus segera pergi”
“tapi oppa, aku belum selesai sarapan”
“sudah cepat bawakan tas ku” ku melihat kearah donghae
“sudah cepat turuti perintah heechul hyung” kubangkit dan mencium pipi donghae, hyunjae syok melihat ku mencium pipi donghae,, begitu juga dengan soonjae. Hyunjae menarik soonjae ke dapur
“soonjae kamu barusan lihat?”
“mullonimnida”
“dari tadi juga donghae sangat perhatian pada heesya ssi”
“hayo sedang ngomongin apa” hyerin menepuk punggung soonjae
“tadi heesya ssi mencium pipi donghae oppa”
“ah jinca? Ottokhe perasaan mu hyunjae?”
“sakit, sungguh sakit,,, aku penasaran ada hubungan apa hae oppa dan heesya ssi”
“tadi juga teuki oppa sangat perhatian pada heesya ssi, kalo teuki oppa bilang mereka teman dari kecil”
“ah aku makin pusing” soonjae menggaruk-garuk kepala *ky’y mha juga ketombean ky vie, ato malah banyak kutu?*
“yaa soonjae ssi jangan menirukan gaya ku saat pusing” bentak singjin yang sudah berada disamping hyerin
“memangnya waeyo?” apa ada hak patennya singjin ssi?”
“sudah lah untung aku sedang senang”
“waeyo?” tanya hyunjae
“kalian tau, tadi hyuk oppa membuka bajunya dihadapan ku, aku langsung meleleh dan aku sudah mengungkapkan kalau aku sangat menyukai hyuk oppa”
“mwo?” serentak hyunjae, soonjae, dan hyerin berteriak
“terus apa jawaban hyuk oppa?” tanya soonjae
“eits tunggu dulu, aku juga melihat teuki oppa telanjang dada dihadapan ku” hyerin memotong pembicaraan singjin
“jinca?” hyunjae kaget juga mendengar ucapan hyerin
“berarti kita melihat oppa kita telanjang” singjin merangkul hyerin
“yaa hyerin ssi, waeyo masih mengobrol katanya mau buatkan oppa ramyun?” teuki merangkul pundak hyerin, semuanya melihat kaget kejadian tersebut.
“ne oppa, sebentar, tunggu saja!” hyerin belum bisa bergerak
“ok, ditunggu” setelah teuki pergi, hyerin menghela napas dan mengusap ngusap dadanya
“ehm bisa-bisa aku jantungan neh dideketin terus teuki oppa”
“jadi mau dipeluk bummie” rengek soonjae
“aku juga mau hae oppa kaya gitu”
………………………………………………………………………………………………
Di parkiran heechul bertemu dengan kyuhyun yang sedang menggandeng sungmi,,
Ketika melihatnya aku mau balik lagi tapi heechul menarik ku untuk terus jalan malah heechul juga menggandeng tangan ku.
“oh heechul mau kemana?”
“mau syuting” jawab heechul dingin
“bersama heesya ssi?”
“tentu saja dia asisten ku, jadi harus ikut kemanapun aku pergi”
“oppa mau kemana?” aku memberanikan diri bertanya padanya
“sungmi ingin jalan-jalan, jadi aku harus menemaninya”
“oh”
“heesya ssi, kita pergi sekarang” heechul menarik ku masuk mobil, begitu juga dengan kyu dan sungmi
Didalam mobil heechul memarahi ku…
“yaa wae kamu bertanya dia kemana?”
“memangnya wae? Aku kan ingin tahu”
“sudah lupakan saja perasaan mu padanya udah gada harapan”
“oppa darimana kau tahu masalah ini?”
“3 tahun yang lalu aku melihatnya”
“mwo?”
“aku pikir kyu akan menerima mu, karena sebelumnya kalian sangat akrab, tapi dia malah menyakiti mu”
“mungkin baginya aku tidak secantik sungmi”
“apa kau pikir setiap namja melihat yeoja itu dari kecantikannya saja?”
“tapi rata-rata namja memang melihat yeoja itu cantiknya, kau juga menyukai sohee karena dia cantik kan?”
“sohee cantik? Tidak menurut ku dia imut dan sangat pemalu”
“waeyo idak menyatakan perasaan mu pada sohee?”
“aku hanya mengaguminya bukan menyukainya, arasso!!”
“sampa kapan kau akan menjomblo seperti ini? Umur mu sudah tua”
“apa peduli mu? Nanti juga aku akan mendapatkannya”
Ponsel heechul berdering..
“mwo? Batal?”
“jadinya besok mianhe heechul ssi”
“ah arasso”
Heechul membanting ponselnya kesamping ku
“wae?”
“syuting hari ini batal”
“jadi kita mau kemana?”
“kerumah kakak ku saja”
“mau apa?”
“main saja”
Sesampainya di rumah heejin onni, kami langsung masuk karena pintunya tidak dikunci..
“noona… noona,, kau dimana?” heechul mencari heejin, ternyata sedang memetik bunga dibelakang
“oh heechul ah, kemari bantu noona memetik bunga, eh kamu sama siapa?”
“ini adiknya donghae, heesya ssi” aku membukukan badan ku member hormat..
“gak biasanya kamu kesini waeyo bocah nakal?” heejin memeluk heechul
“bogoshipeoyo” heechul membalas pelukan kakanya
“heesya ssi, unni mau tanya,, apa kau cingu yeojanya? Aku sangat senang jika kamu jadi cingu yeojanya bukan 9 dedemit itu”
“hah? Aniyo, aku hanya asisten heechul oppa, lalu siapa 9 dedemit yang onni maksud?
”jinca? Bukankah kamu adik donghae? Itu SNSD.. onni gak suka heechul dekat-dekat dengan mereka”
“aku sedang mencari kesibukan saja, oh SNSD, tapi waeyo onni memebenci mereka?”
“onni tidak suka gaya berpakaian mereka yag terlampau seksi dan cara bicara mereka yang tidak sopan”
“yaa noona, tapi aku dengan Jessica kembar dan aku sangat dekat dengan taeyon dia sama dengan donghae penasehat ku”
“yaa sudah ku bilang jangan dekat-dekat mereka”
“tenang saja aku hanya menyukai mereka karena mereka lucu terutama yoona”
“lucu apanya?”
“sudah lah jangan berdebat lagi, aku kesini karena merindukan noona, jangan membuat mood ku jelek”
“baiklah aku mengalah”
Sepulang dari rumah kakaknya heechul, kami lansung ke youngstreet..
Kali ini aku tidak diam diruang tunggu tapi didalam ruangan,, hanya mendengarkan heechul bicara dan meihatnya siaran membuat ku tertawa, ternyata heecul lucu juga,, tingkahnya yang aneh selalu membut ku tertawa. Setelah siaran heechul mengajak ku makan terlebih dahulu…
Kami sampai di sebuah café yang ramai, tapi heechul sudah mempersiapkan sesutu yang aku sendiri pun sangat kaget,, dia memakai wig rambut panjang dan memakai kaca mata,,
“yaa orang aneh,, apa malu jalan dengan ku karena aku asisten mu?” ku pukul pundak heechul yang sedang memakai wig
“yaaa sakit, kalau elf petal tau kamu bisa celaka, aku sih hanya kasihan padamu” heechul mengeluarkan senyum devilnya aku sangat benci melihatnya tapi yang diucapkan heechul ada benarnya..
“terserah saja, aku sudah lapar ayo masuk”
“sebentar” heechul menarik ku lagi duduk
“apa lagi?”
“apa sudah terlihat sempurna” wajah heechul hanya beberapa centi dari wajah ku dan tiba-tiba jantung ku berdetak cepat,, heechul memiringkan wajahnya seakan menciumku,,
“sudah, oppa menjadi miinah yeoja sekarang” langsung kupalingkan wajah ku
“bagus, ayo kita keluar”
Kami masuk kedalam café,, aku dan heechul terlihat seperti 2 orang sahabat saja. Heechul terlihat sangat miinah kadang aku ingin tertawa saat melihatnya seperti yeoja.
“heesya ssi, aku ingin minum dulu,, kau mau menemani ku?”
“oppa sampai kapan kau akan menyiksa ku?”
“tugas mu sebagai asisten ku akan berakhir saat aku sudah tidur”
“mwo, sadis sekali” aku mulai cemberut tapi heechul malah tersenyum melihat ku cemberut..
Satu jam kami makan, dia langsung menuju tempat minum,, kali ini aku yang didandani jadi namja oleh heechul.
“aku tidak akan lama-lama hanya menghabiskan 1 botol saja”
“terserah” aku sudah tidak bisa berkata apa-apa sangat lelah,, kami duduk di pojok..
Aku benar-benar sudah tidak kuat, ku mulai memejamkan mata.. aku hanya memakai kaos tipis berwarna putih, heechul membuka jaketnya dan menutupi tubuh ku yang mulai terlihat seperti yeoja.
Setelah satu jam….
Teukie angel calling…
“yoboseyo”
“ada apa menghubungi heesya ssi?”
“hey kamu siapa? Mana heesya ku?” bentak teuki di ujung telpon
“kamu mau tau? Aku kekasihnya, kamu siapa?” heechul hampir tertawa, namun menahannya
“mwo? Tidak mungkin, dia milik ku”
“sudah jangan berharap banyak, dia sedang mabuk jadi aku yang mengangkat telponnya”
“hey jangan macam-macam pada heesya ku”
“emang kamu akan tahu aku akan melakukan apa?”
“cepat katakan kalian dimana?”
“susukkekki”
Tut,,, heechul mematikan telponnya. Heechul tertawa sendirian….
“heesya ssi bangun, ayo pulang!!”
“yaa bangun!!!” aku tetap tidak bangun
“oppa, belum waktunya aku bekerja, biarkan aku tidur sebentar saja
“dasar aneh, mengigau segala, merepotkan” gumam heechul yang langsung mangangkat ku menuju mobil…
sesampainya di dorm heechul menidurkan ku di ranjang, setelah menyelimuti ku,, dia keluar dan masuk ke dormnya. Teukie masih belum tidur dan terlihat sangat cemas…
“teukia ah wae belum tidur?”
“aku sedang mencemaskan heesya ku.. tadi aku menelponnya dan yang mengangkatnya namja”
“memangnya waeyo? Mungkin pacarnya” heechul tertawa dan mengambil minum di kulkas
“tadi namja itu juga bilang begitu tapi aku tidak percaya”
“yaa teukie, apa kau sungguh menyukainya?”
“mullonimnida,, dari kecil aku sudah mengenalnya, kita tumbuh bersama,, aku sangat menyukainya” heechul langsung tersendak saat mminum mendengar pernyataan teukie, namun teuki tidak memperhatikan.
“jinca? Wae tidak bilang padanya?”
“aku sudah sering bilang tapi dia pikir aku hanya menyayanginya seperti ke dongseng saja” heechul termenung sampai teukie memukul pundaknya
“kau jangan mengagetkan ku, sudah aku mau tidur saja” heechul meninggalkan teuki yang masih memikirkan ku.
"heechulah tadi ada yang datang mencari mu"
"omma?"
"bukan, seorang yeoja"
"ciri-cirinya?"
"berambut panjang, aku tidak jelas melihat wajahnya karena dia memakai kaca mata"
"oh jinca? siapa yah?"
"apakah cingu yeoja mu?" teukie mendekati heechul dan mencoba menyelidiki,,
"aku belum tertarik mempunyai pacar, kalau datang lagi tanyakan nomor hp'y" heechul meninggalkan teukie
"dia bilang besok akan kemari lagi setelah jam makan siang" teuki berteriak karena heechul sudah masuk kamr
"jinca?" heechul keluar lagi namun hanya di depan pintu kamarnya
"tunggu saja besok"
"baiklah, selamat t malam" heechul kali ini benar-benar masuk ke kamarnya tapi teukie masih tidak tenang dengan keadaan ku.
super miinah part 2

Aku Dan yeoja yang bernama hyunjae itu berpegangan tangan, tinggal donghae, teukie dan heechul karena aku sudah tidak punya harapan pada kyuhyun.
10. Kim hyunjae adalah asisten…………….
Kenapa begitu lama menyebutkannya…. Aku berharap dia menjadi asisten teukie atau heechul, tapi….
Asisten donghae…..
Hyunjae terlihat sangat senang dan memeluk ku,
“mianhe aku yag terpilih jadi asisten donghae” ucapnya
“ne gwenchana” jawab ku lemas
11. Lee heesya antara heechul dan teukie,,
Aku terus berdoa semoga aku menjadi asisten teukie jangan sampai heechul, bisa mati berdiri aku menjadi asisten heechul..
Lee heesya menjadi asisten kim heechul……
“mwo?” aku bagaikan disambar petir mendapati aku menjadi asisten heechul..
“chuckae” ucap hyunjae
“chuckae? Ini sih kiamat buat aku”
12. Park hyerin menjadi asiten teukie…..
“hi hyerin ssi chukae bisa menjadi asisten teuki oppa”
“ah gomawo heesya ssi,, apa kau berharap jadi asisten teukie oppa?”
“ne,,jaga oppa ku baik-baik hyerin ssi”
“pasti, aku sangat senang menjadi asisten pujaan hati ku”
Semuanya memberikan tepuk tangan, tapi tak ada sedikitpun kebahagiaan terpancar dari wajah ku. Setelah acara pemilihan berlangsung kami dipertemukan dengan pasangan kita masing-masing seperti kontak jodoh saja untung tidak selamanya aku menjadi asitennya hanya untuk 4jib saja. Donghae menghampiri ku yang duduk lemas di luar ruangan sedangkan yang lain sudah memasuki ruangan.
“waeyo heesya?”
“oppa, aku tidak mau menjadi asisten heechul oppa”
“bukankah dengan siapapun tidak masalah, lagipula kamu sudah kenal semuanya”
“kenapa aku tidak menjadi asisten mu saja, aku tahu segalanya tentang dirimu oppa” mata ku sudah memerah
“sudah jangan menangis, mungkin ini yang terbaik, aku yakin kamu bisa menanganinya, hwaitting!!!”
“aku ingin menangis dulu, tapi malu”
“kita cari tempat yang aman” donghae membawa ku ke pojok ruangan dan membiarkan ku menangis di pundaknya
Setelah beberapa saat, kami kembali ke ruangan karena akan ada training. Manajer lee bilang semua asisten akan tinggal dilantai 12. Tapi karena aku mempunya dorm sendiri dan donghae sudah membicarakannya maka aku tidak usah tinggal bersama asisten lainnya. Setelah mendengarkan berbagai aturan dan penjelasan kami semuanya bubar,
“tadi manajer bilang kapan kita pindah?” tanya singjin
“malam ini” jawab hyunjae dengan semangat
“singjin ssiakhirnya onni bisa menjadi asisten hyuk oppa” ucap hyerin dengan sumringah
“kalian sungguh beruntung bisa menjai asisten idola kalian sendiri” celetuk ku, mereka langsung melihat kearah ku
“memangnya wae kalau menjadi asisten heechul oppa? Bukan kah heechul oppa sangat lucu?” ucap hyerin meyakinkan, seandainya mereka tau sifat asli heechul yang menyebalkan apa mereka masih bisa membanggakannya, gumam ku.
“tidak selucu yang kalian liat”
“siapa oppa yang kamu suka?” tanya singjin penasaran
“euh,,,”
“donghae oppa” jawab hyunjae
“bukankah tadi heesya ssi bilang bilang suka teukie oppa”
“wah aku jadi pusing” singjin menggaruk-garuk kepala *mungkin banyak ketombe ya vie*
“aku suka semuanya kecuali heechul oppa”
“aku juga tidak menjadi asisten idola ku” celetuk soonjae
“ya soonjae ssi memang siapa memer favorit mu?” tanya singjin
“kibum oppa, dan akhirnya aku jadi asisten sungmin oppa”
“sungmin oppa sangat baik tidak menyebalkan seperti heechul oppa” gerutu ku
“ah sudahlah mending sekarang kita pulang beres-beres menuju dorm kita” ajak hyunjae
“heesya ssi ayo sama-sama” ajak hyerin
“aku menunggu jemputan”
hyunjae dan hyerin mengajak ku pulang bersama namun aku tidak bisa pulang bersamanya aku masih menunggu donghae.
“heesya ku kenapa sedih? Ayo kita makan”
“ah oppa aku tidak menjadi asisten donghae dan dirimu, aku sangat sedih”
“gwenchana, yang pasti kita akan selalu bersama”
“aku tidak lapar oppa”
“ehm bagaimana kalau makan ice cream, pasti mau kan?”
“mauuuu” aku langsung bersemangat kembali
“donghae aku dan heesya akan makan ice cream, jadi kamu pulang duluan saja”
“hyung kau tidak mengajak ku juga?”
“baiklah tapi bayar sendiri!”
“kau tetap pelit hyung”
“jadi mau ikut tidak?”
“ikut, heechul hyung mau ikut juga makan ice cream?” teriak donghae
“kenapa mengajak heechul oppa?”
“biar dia yang mentraktir ku”
“ok aku ikut” teriak heechul, namun aku melototi donghae
“kamu kan dapat gratisan, oppa juga ingin dapat gratisan”
“ah terserah oppa saja, yang penting oppa senang”
“gomawo lovely dongsaeng” donghae mencubit hidung ku
“lepaskan sakit” rengek ku, namun donghae tidak melepaskan sampai heechul menghampiri kami baru dia melepaskan dan kami bergegas kesebuah toko ice cream
Toko ice tidak jauh dari SM,, kami berjalan menuju toko ice cream itu, semuanya memakai hoodie dan kaca mata agar tidak dikenali fans. Hanya aku yang tidak memakai hoodie,, teukie terus menggandeng tangan ku didepan heechul dan donghae.
“heesya ssi” teriak yeoja dari belakang
“hyerin ssi” aku kaget melihatnya langsung ku lepaskan genggaman tangan teuki
“apa dia yang menjemput mu?” hyerin menunjuk kearah teukie
“ah ne,,” untung teukie tidak melihat kearah kami
“kamu mau kemana?”
“makan ice cream dulu, mau ikut?” tanya ku yang sebenarnya aku khawatir kalau dia bilang iya
“aku sudah dijemput, aku duluan nanti kita bertemu di dorm saja” hyerin angsung berlari menjauhi ku
“siapa?” tanya teeuki
“asisten mu oppa, masa lupa”
“oh dia, aku tidak mengenali, siapa namanya tadi? manis juga” teukie cengengesan
“namanya kim hyerin,, wah oppa menyukainya?”
“aniyo, aku hanya bilang manis, tapi kamu lebih manis tentunya heesya ku”
“mulai merayu” heechul menyidir selagi melewti kami
“yaa heechul oppa, mulut mu selalu menyambar saja”
“sudah ppali jalannya” donghae merangkulku
Seperti biasa aku memesan ice cream yang berbau strawberry dan coklat,,
“heesya ssi, kamu sengaja yah ingin jadi asiten ku?”
“mwo? Kiamat buat aku jadi asisten mu oppa” ledek ku
“yaa aku ini super star kim heechul, lihat saja nanti kalau kerjaan mu tidak memuaskan kekeke akan aku berikan hukuman” tertawanya seperti devil aku benci sekali
“tuh kan oppa, belum apa-apa heechul oppa sudah mau menindas ku” rengek ku pada donghae
“heesya, heechul hyung tidak akan serius, hyung kan suka bercanda”
“aku serius, kenapa aku harus bercanda?” heechul menegaskan
“yaa hyung sudahlah jangan mengerjai heesya terus, aku makin repot kalau dia terus-terusan manja”
“kalau aku tidak manja pada mu aku harus manja pada siapa?” tanya ku heran
“pada pacar mu” jawab donghae kilat
“yaa heesya ssi, siapa pacar mu?” selidik heechul
“ah oppa kau ingin tau saja, aku kesal pada kalian semua”
“loh kenapa oppa juga dibawa-bawa heesya ku?” tanya teukie
“iya iya teukie oppa ngga ko”
“nah gitu dong oppa kan selalu memanjakan mu, sudah kamu gak apa-apa ko mau manja sama oppa juga”
“ah hyung nanti yoona marah lagi” donghae dan heechul menertawakan teukie
“sudah jangan suka menggosip, nanti ada yang marah” teuki menjawab dengan santai
“siapa hyung?” tanya donghae penasaran
“heesya ku” teukie menatap ku
“mwo? Wae aku oppa? Dari dulu tidak pernah berubah selalu begini terhadap ku”
Wajah teukie langsung lesu
Setelah memakan ice cream, donghae malah pergi bersama teukie mereka bilang ada urusan, donghae menyuruh heechul mengantarkan ku pulang. Sepanjang perjalanan kami berdebat terus,,
“aku sudah tanya kenapa kau yang terpilih jadi asisten ku”
“waeyo?”
“kata mereka kau berbakat dalam menggambar, terus kalau mereka menjadikan mu asisten donghae yang ada kamu tidak akan bekerja”
“ah,, kenapa aku harus bilang aku pandai menggambar dan desain”
“pekerjaan mu, aku yang menentukan”
“apa saja?”
“atur jadwal untuk ku, jam 6 siapkan pakaian ku, sarapan untuk ku kalau aku sudah bangun, membantu ku membuat animasi, ikut kemanapun aku pergi, kalau aku pulang tengah malam atau pagi kau harus selalu masakan untuk ku kalau aku lapar, arasso!!!”
“mwo berat sekali?”
“ah yang penting kau berada disisi super star seperti ku, orang lain pasti iri pada mu”
“lebih baik aku berada disamping teukie oppa yang sangat baik pada ku, pasti pekerjaan ku tidak akan seberat ini”
“sudah jangan mengeluh, terima nasib saja”
“ah aku sudah cape, aku pulang dulu ke kamar ku, ingin istirahat”
“eits tunggu dulu” heechul menarik tangan ku
“apa lagi?” tanya ku setengah kesal
“buatkan dulu ramyun untuk ku, aku mau mandi dulu sebentar lagi aku berangkat siaran dan kau siapkan juga pakaian ku”
“jadi apa dulu? Siapkan baju atau masak?”
“oh baju dulu!!”
“ppali mandi”
Setelah menyiapkan pakainnya, langsung ku masakan ramyun setelah itu aku langsung pulang ke kamar ku. Benar-benar neraka untuk ku berada di sampingnya, beruntung sekali perempuan yang menjadi asisten kyuhyun,, padahal aku yang mengharapkannya. Aku langsung mandi hari ini sungguh melelahkan,, padahal harapan ku pulang dari jepang ingin hidup tentram bersama kakak ku. Setelah memakai pakaian ponselku berbunyi..
“yaa ada apa lagi menelpon ku?” bentak ku
“waeyo kau yang galak, ayo sekarang ikut aku pergi siaran” ajak heecchul
“oppa, aku ingin istirahat”
“kamu bisa istirahat disana, cepat bawakan tas ku”
“ne, aku segera keluar”
Dengan malasnya aku keluar dorm, menjadi asisten heechul. dilantai bawah bertemu dengan tiffani..
“ah heechul oppa, mau kemana?”
“mau siaran” jawab heechul singkat
“oppa sepertinya aku mengenalnya, dia siapa?” tiffani terus melihat kearah ku
“dia asisten ku”
“ah aku ingat, tadi pagi kita bertemu di pinggir sungai han kan yang bersama kyuhyun oppa??”
“ne”
“mwo, bersama kyuhyun?” padahal heechul tak seharusnya sekaget itu
“ne oppa, tadi pagi aku lihat kyuhyun oppa menghampirinya, ternyata Cuma asisten” nada bicara tiffani mulai mengejek ku
“apa yang kau lakukan?” tanya heechul pada tiff
“oppa, mianheyo tadi pagi aku lari pagi bersama kyuhyun oppa, dia yang mengajak ku padahal aku ingin lari pagi bersama mu” tiffani memegang tangan heechul
“yaa lepaskan, aku tidak perduli kau mau jalan dengan siapapun, arasso!!”
“ah oppa, waeyo?”
“dan satu lagi jangan meledek asisten ku, ayo pergi” heechul menarik tangan ku meninggalkan tiffani yang kesal karena ucapan heechul, akupun tersenyum ternyata heechul tidak seburuk yang aku pikir,,
Dalam perjalanan menuju youngstreet radio, aku hanya tersenyumm-tersenyum sendiri masih memikirkan kebaikan heechul tadi, aku sungguh pabo selalu beranggapan buruk padanya.
“yaa kamu micheyo sekarang??” heechul membuyarkan lamunan ku
“mwo? Micheyo? Atas dasar apa oppa bilang aku micheyo?” aku tidak terima sekali dengan ucapannya padahal aku mulai menerima kebaikannya
“daritadi aku perhatikan heesya ssi kau senyum-senyum sendiri, apa masih memikirkan tadi pagi bersama kyuhyun?”
“kyuhyun oppa? Maksud mu?”
“bukankah tiff bilang tadi pagi kau bersama kyuhyun”
“kalaupun iya memangnya kenapa?”
“kau menyukainya?”
“aniyo”
“gojitmal..”
“terserah” heechul tidak bicara lagi, muka ku sudah terlihat sangat kesal mungkin sebentar lagi keluar taring dari mulut ku, aku kan sedang memikirkan kebaikan dia kenapa malah menyangkutkan pada kyuhyun, dasar pabo.
Sesampainya di youngstreet heechul langsung bersiap-siap, aku menunggu diruang tunggu. Ku buka akun twitter ku,, semenjak pulang dari jepang aku belum mengecek lagi. mentionnya tidak terlalu banyak, beberapa dari teman kampus tapi kebanyak dari @mysexyvoice lebih dari 20 mention. Mentionnya hanya menanyakan kabar ku dan mencariku.. memangnya dia tidak punya teman selain aku apa, untung kita kenal di twitter sudah lumayan lama dan orangnya menyenangkan selalu menghibur ku. Kubalas semua mentionnya satu persatu supaya dia tidak kecewa. Tidak lama dia membalas hanya bilang ‘bogoshipeo’… entah kenapa aku malah tersenyum. Hanya satu kata namun bermakna dan mungkin akan lebih membuat ku senang kalau kyuhyun yang bilang padaku.. suara dering ponsel ku membuat ku kaget,,
My donghae oppa calling…..
“heesya sedang dimana?”
“bersama heechul oppa, waeyo?”
“di youngstreet?”
“ne, menemaninya,, waeyo oppa?”
“aniyo, akhirnya kalian rukun juga”
“aku dipaksa ikut, kan aku asistennya, membosankan”
“kamu sendirian?”
“ne,, oppa kesini temani aku”
“ah mianheyo sya, oppa sedang membuat koreo”
“ah oppa, sebenarnya sampai jam berapa dia siaran, aku sungguh lelah”
“sebentar lagi, hwaitting my lovely!!”
“ne my shining oppa”
Gara-gara hae oppa menelpon, aku lupa belum membalas mentionnya si sexyvoice. Ternyata dia ngirim mention lagi,,
MySexyVoice @HeesyaBeauty sibuk??
HeesyaBeauty @mysexyvoice mianheyo, tadi ada telpon. Sedang apa? Aku sedang bosan.
MySexyVoice @HeesyaBeauty bosan? waeyo? Ah gwenchanaheyo. Aku sedang bekerja
HeesyaBeauty @mysexyvoice hanya masalah pekerjaan, aku sudah pulang ke seoul.
MySexyVoice @HeesyaBeauty oh jinca? Apa perlu aku hibur?
HeesyaBeauty @mysexyvoice tidak usah, aku hanya ingin tidur, bos ku tidak tahu diri
MySexyVoice @HeesyaBeauty apa kau lelah? nanti akan ku marahi bos mu.keke
HeesyaBeauty @mysexyvoice aku juga lapar, tapi aku masih disuruh bekerja. Marahi saja dia.keke *-*
MySexyVoice @HeesyaBeauty kamu sudah bisa tertawa, bagus. Nanti akan aku marahi.. aku pergi dulu. ~_*
Tidak terasa satu jam twitteran sama dia, dan heechul sudah ada disamping ku.
“kapan oppa datang?” tanya ku yang sedikit kaget karena tidak menyadari kedatangannya
“ayo pulang”
Dengan lemas aku bangun mengikutinya dari belakang…
“heesya ssi lain kali kamu jangan duduk disitu”
“waeyo?”
“duduk didalam saja, siapkan minum untuk ku pokoknya membantu ku”
“ne” jawab ku lemas bahkan suara ku hampir tidak terdengar
“yaa mana suara mu? Kamu ngantuk?”
“ne oppa, aku ngantuk ayo cepat pulang aku sudah tidak sanggup berjalan”
“dasar manja baru segini saja sudah kelelahan, tapi kita makan dulu, aku sangat lapar”
“makan?”
“waeyo? Kamu tidak mau?”
“ahhh oppa, aku sangat lapar, kau tau saja aku sedang lapar”
“ini aku yang lapar kenapa kau juga ikut-ikutan?”
“oppa sudah daritadi aku kelaparan, sepulang audisi aku kan belum makan hanya makan ice cream”
“mau makan dimana?”
“ terserah”
“baiklah, ayo masuk mobil”
“ok. Lets go!”
………………………………………………………………………………………………………
At dorm asisten 05.00 am
“hyunjae ssi waeyo heesya gak datang semalam? Apa dia benar-benar tidak ingin menjadi asisten heechul oppa?” tanya hyerin pada hyunjae
“molla, kemarin aku sempat meminta nomornya, sebentar aku sms dulu” hyunjae mengirim pesan pada ku
“heesya ssi apa kau membatalkan menjadi asisten?”
~send to heesya~
“mwo? Aniyo, wae?”
~from heesya~
“wae tidak datang ke dorm? Kami sudah disini semuanya”
~send to heesya~
“oh itu,tempat tinggal ku dekat dengan dorm suju, jadi aku tetap tinggal di dorm ku”
~from heesya~
“jinca? Yang mana?”
~send to heesya~
“tepat disamping suju, dihadapan dorm kalian”
~from heesya~
“dari semalam aku sudah mulai jadi asisten heechul, sangat lelah, kamu cepat masakan makanan untuk donghae”
~from heesya~
“aha arasso, aku segera kesana”
~send to heesya~
“ternyata heesya ssi kamarnya yang didepan dorm kita” ucap hyunjae menggebu-gebu pada hyerin dan soonjae
“oh jinca? Ko bisa?” hyerin tercengang
“hyerin ssi, semalam aku liat heechul oppa mengantar yeoja masuk ke kamar depan kita”
“ah jinca? Berarti itu heesya ssi”
“aku tidak terlalu jelas melihat yeoja itu”
“belum tentu juga,kalo iyah apa hubungan mereka? Bukankah heesya ssi sangat membenci heechul oppa?” tegas hyunjae
“lebih baik sekarang kita mulai mengurusi oppa oppa kita sudah gak sabar seharian bersaa teukie oppa” hyerin ampe meluk meluk soonjin
“yaa hyerin ssi jangan meluk meluk, aku juga bisa seharian bersama sungmin oppa”
“aku juga bersama eunhyuk oppa, my hubby” terak singjin tidak mau kalah
Hyunjae, singjin dan hyerin memasuki dorm atas sedangkan soonjae dan yang lainnya ke dorm bawah.
“anneyonghaseyo….” Ucap mereka serempak
“oh kalian sudah datang, mari masuk” ucap donghae yang sedang duduk menonton tv
“aku akan memberitahu pekerjaan kalian disiini” ucap teukie
“ne oppa” jawab hyerin paling semangat
“kalian hanya memasak, menyiapkan pakaian kami dan mengikuti seharian bersama kami”
“oppa sekarang aku masakan untuk mu” hyunjae langsung menuju dapur dan donghae meengikuti
“hyunjae ssi kamu mau masak apa?” donghae memperhatikan dari belakang
“oppa mau makan apa? Aku akan buatkan” almi hanya atersenyum melihat donghae
“nasi goreng kimchi saja, kimchi nya di kulkas” donghae meninggalkan hyunjae kembali menonton tv
“hyerin ssi kamu siapkan pakaian ku dan keperluan ku hari ini ok, ayo ikut ke kamar” teukie menarik tangan hyerin sontak hyerin tersenyum
“memangnya oppa hari ini mau kemana?”
“ada syuting, aku mandi dulu siapkan pakaian ku ok” teukie membuka baju dihadapan hyerin, hyerin hanya melihat tidak mampu berkedip melihat tubuh teukie yang sudah berisi tidak seperti dulu
“ah singjin ssi mianhe kalau merepotkan mu” eunhyuk sangat sopan dihadapan singjin
“aniyo oppa, appa yang harus aku lakukan?”
“siapkan pakaian ku yah, aku sarapan dulu”
“ah oppa apa mau aku buatkan sarapan?”
“jinca? Aku hanya ingin makan ramyun”
“tunggu sebentar aku aka membuatkannya” singjin langsung menuju darur
Lain lagi di lantai 11,,,,
soonjae membantu sungmin yang memasak,, mereka berdua memang jago memasak. Setelah memasak sungmin sangat baik mengajak soonjae makan bersama.. yang lain sangat iri melihatkebaikan sungmin pada soonjae.
Pintu dorm 11 ada yang mengetuk… soonjae bantu membukakan. Ternyata seorang yeoja..
“anneyong, kyuhyun ssi ada” ucap yeoja itu
“ah ada, masih tidur spertinya”
“boleh aku masuk?”
“ne”
super miinah part 1

Cast
Nyor as lee lee heesya
Kim heechul as kim heechul
Lee donghae as lee donghae
Leeteuk as leeteuk
eunhyuk as eunhyuk
kyuhyun as kyuhyun
Almi as Kim hyunjae
Witha as Park hyerin
Vie as Kim singjin
Mha as Park soonjae
Vitri as kim hyemi
Zahra as lee sungmi
ayu as yoongah
Sudah satu jam aku menunggu di bandara, namun dia belum datang juga. Apa sesibuk itu sampai melalaikan aku. Batin ku terus saja menggerutu.
“heesya mianhe oppa lama, tadi ada pemotretan dulu” ucap donghae
“yaa oppa aku sungguh lelah menunggu mu,,”
“jeongmal mianhe, ah aku sangat merindukan mu” pelukannya sudah lama tidak aku rasakan
“ayo kita pulang, aku sudah sediakan dorm untuk mu supaya aku lebih mudah mengawasi mu selama tinggal di seoul” senyumannya mengingatkan ku pada appa
“apa maksudnya lebih mudah mengawasi ku?”
“yaa kau akan tinggal dekat dorm suju di lantai 12”
“aku tidak mau, aku lebih baik di lantai 11 kalaupun aku harus tinggal dekat oppa”
“waeyo? Yakin mau di lantai 11?”
“tidak juga, tapi aku juga tidak mau bertemu dengan orang aneh itu”
“maksud mu heechul hyung?”
“ne,, aku sangat jijik melihatnya, aku masih ingat perlakuannya yang tidak sopan pada ku setahun yang lalu”
“sudah lah heechul hyung memang sudah biasa seperti itu, sebenarnya dia orang yang baik”
“oppa,, aku mohon berikan aku tempat tinggal yang lain” ku tunjukan muka memelas ku
“sudah gak ada tawar menawar lagi, lama-lama kalian akan berhubungan baik, ppali aku ada urusan lain lagi” donghae menarik ku masuk kedalam mobil
Setahun sudah aku tinggal di jepang dan ahirnya kembali ke korea, sebenarnya aku tidak suka tinggal di korea 3 tahun aku memilih tinggal di jepang hanya untuk mengindari orang yang aku sukai, ku hela nafas panjang saat melewati sungai han yang menjadi pemandangan indah di depan apartemen kpop artis.
Ku masuki apartemen gedung c tempat dorm suju yang sangat tidak aku sukai juga,, ku hela nafas panjang saat keluar dari lift lantai 12. Detak jantung ku mulai berdetak cepat, aku sungguh tidak siap kalau harus bertemu dengannya dan aku berharap tidak akan melihatnya lagi tapi bagaimana mungkin aku takan pernah melihatnya, dia itu member super junior.
Donghae membukakan pintu untuk ku, jantung ku semakin berdetak kala ku lihat di dalam ruangan ada beberapa member suju, setelah kuperhatikan hanya ada eunhyuk oppa, sungmin oppa dan teuki oppa. Kenapa aku bisa berpikir dia akan ada untuk menyambut ku. Sudah lama kenapa aku masih mengharapkannya pabonya diri ku.
“selamat datang heesya ku yang manis” ucap teukie oppa yang langsung memeluk ku
“ah oppa lepaskan, aku malu” muka ku langsung memerah, eunhyuk malah meledek ku
“yaa,, heesya ssi, lihat muka mu sangat merah seperti apel” eunyuk tertawa sampai jatuh dari kursi
“rasakan emang enak jatuh dari kursi” ucap ku ketus
“sini aku bantu simpan barang barang mu” sungmin oppa memang sangat baik dan paling perhatian selain teuki oppa yang selalu memanjakan ku
“heesya ku, mau makan apa?” tanya teukie
“oppa mau membuatkan makanan untuk ku?” wajah ku langsung berseri
“mullonimnida, tapi sungmin yang akan memasak” teuki tertawa namun ku tinggalkan saja sungguh tidak lucu
“heesya, aku pergi dulu harus menemui seseorang, gwenchanaheyo?”
“oppa kau mau kemana? Aku selalu ditindas oleh mereka, lebih baik aku ikut” ku pegang erat tangan donghae
“ketemu heechul hyung, apa kau masih mau ikut?” dengan terpaksa kulepaskan tangan donghae
“gomawo, aku lebih baik diam disini bersama mereka.”
“hyung, tolong jaga heesya dulu nanti malam aku baru pulang”
“tenang saja bersama ku dia aman” teuki memberikan senyuman devil pada ku
Kubereskan satu persatu pakaian ku yang dibantu sungmin oppa, tapi pikiran ku terus memikirkannya, sedang apa dia sekarang walaupun aku menghindarinya tapi ingin rasanya melihatnya apalagi melihat muka angkuhnya. Bogoshipo ucapku pelan namun teuki bisa mendengarnya.
“kau merindukan siapa heesya ku?”
“aniyo oppa, aku hanya merindukan makanan korea” ucap ku polos
“heesya ku ayo makan diluar? Kali ini aku akan mentraktir mu”
“hyung kenapa pada heesya ssi kau begitu baik sampai mau mengeluarkan uang, kau kan sangat pelit?” celetuk eunhyuk yang langsuk dipukul teukie
“rasakan, aku kan princess buat teukie oppa, ah hyuk oppa kau juga sangat pelit lebih baik teukie oppa yang mau menraktir ku”
“ayo kita pergi, kalian jangan ikut, aku hanya ingin makan berdua dengan heesya ku”
“hyung bawakan untuk ku” triak eunhyuk, namun kami tak menghiraukannya
Ketika lift terbuka, ku lihat sosok yang selama ini ku rindukan namun ku hindari…
Aku tidak mampu menatapnya lebih lama langsung ku tundukan wajah ku,, seperti biasa wajahnya sangat kalem, hanya tersenyum pada ku.
“hyung apa ada sungmin hyung?”
“dia ada di dorm heesya ku, bersama eunhyuk ssi”
“oh kamu sudah pindah heesya ssi?”
“ne,,” jawaban ku sungguh singkat dan wajah ku tetap menunduk
“kalian mau kemana?” tanya nya
“makan di luar” jawab teukie
“semoga menyenangkan” ah ucapannya sungguh dingin…
Teukie membawa ku ke sebuah restoran dimana pengunjungnya tidak begitu ramai, seperti biasa member suju kalau membawa seorang yeoja keluar harus selalu waspada kadang karena netizen ada dimana-mana. Kami memilih duduk di pojok ruangan dengan 2 kursi,, teuki memesan beberapa makanan, aku sangat merindukan makanan korea, dan mungkin yang kurindukan di jepang makanan korea, donghae dan orang itu.
“heesya ku aka nada pemilihan asisten untuk setiap member suju, kamu ikutan yah biar bisa jadi asisten oppa!!”
“mwo? Jadi asisten? Aku kuliah di jepang jurusan desain grafis ujung-ujungnya jadi asiten?”
“sebelum kamu dapat kerjaan mau kan” teukie menunjukan muka yang membuat ku tidak bisa berkutik lagi
“oppa apa aku harus menurutimu?”
“ayolah heesya ku siapa tau kamu jadi asisten oppa?”
“emangnya aku gak bisa nentuin aku ingin jadi asisten siapa?”
“nggak, akan dipilih sesuai keahlian mu dan SM yang menentukan”
“aku akan minta pendapat pada donghae oppa dulu”
“donghae pasti setuju ko, aku sudah pernah membicarakan masalah ini”
“ah oppa curang, aku paling tidak bisa menolak kemauan donghae oppa”
“maka dari itu kamu mesti mau, biar donghae tidak kecewa
“apa saja syaratnya?”
“hanya poto, keahlian kamu dan seberapa besar pengetahuan kamu tentang super junior”
“hanya itu?”
“ne, mudahkan”
“kapan?”
“besok”
“besok aku akan ke SM”
“bagus, oh heesya ku oppa makin sayang sama kamu”
“ah oppa berlebihan”
Dorm suju begitu sepi, ku masuki kamar ku namun ku lihat sungmin oppa dan kyuhyun malah tidur didepan televisi yang masih menyala, kuambilkan selimut untuk mereka berdua. Dengan lekat terus ku perhatikan kyuhyun, aku tidak bosan memandang wajahnya yang imut walaupun sedang tidur dan kulihat ruangan ku sudah tertata rapih,, oh sungmin oppa memang sangat baik. Hari ini sungguh melelahkan akupun duduk di kursi dan tanpa terasa mata pun mulai terpejam.
Tidak lama donghae masuk bersama heechul. donghae menyuruh heechul memindahkan aku kedalam kamar karena donghae akan membuatkan ramyun untuk heechul. ketika memasuki kamar heechul tersandung karpet membuat ku terjatuh kelantai dan kepala ku terbentur ranjang.
“ahhhhhhhhh” jerit ku yang mmebuat donghae masuk ke kamar
“waeyo heesya?” donghae membantu ku bangun
“aduh sakit, kau lagi kau lagi” saat ku lihat heechul
“sudah bagus aku mau menggendong mu ke kamar” ucap heechul
“yaa siapa yang menyuruh mu menggendong ku ke kamar?” bentak ku pada heechul
“donghae yang menyuruh, puas!!” heechul balik membentak ku dan melototi ku
“oppa apa benar?”
“ne aku yang menyuruh heechul hyung, sudahlah kalian jangan berantem lagi”
“tapi heesya ssi yang tidak tau terima kasih”
“kenapa menyalahkan aku, kamu yang selalu membuat ku sial”
“sudah sudah ayo makan aku sudah masak ramyun”
“aku tidak ingin makan”
“aku juga jadi tidak nafsu makan” ucap heechul
“yasudah kalau tidak ada yang mau, aku yang akan makan hyung” kyuhyun dengan dingin mengatakan itu
“enak saja, aku akan makan, bukankah tadi kau sedang tidur” heechul keluar dari kamar masih saja melototi ku
“ayo kamu juga makan” ajak donghae
“aku masih Kenyang tadi sudah makan dengan teukie oppa, aku mau tidur lagi”
“baiklah kalau begitu, istirahatlah”
“oppa bangunkan aku pagi-pagi aku ingin jogging di pinggir sungai han”
“siph, nice dream” donghae menyelimuti ku dan mengecup kening ku lalu keluar
Donghae membangunkan aku tepat pukul 6 pagi, aku langsung bersiap siap untuk jogging, padahal aku ingin ditemani donghae tapi kulihat dia tertidur di kasur ku. Terpaksa aku harus sendirian,, diruang tamu heechul masih tertidur pulas padahal sungmin dan kyuhyun sudah tidak ada, dasar orang malas jam segini belum bangun.
Ku hirup udara pagi yang sangat sejuk, banyak orang yang berolah raga di pagi hari ini,, setelah berputar kuputuskan untuk duduk sejenak di kursi pinggir sungai.
“anneyong heesya ssi” kyuhyun duduk disamping ku
“euh anneyong oppa” jantung ku langsung berdetak cepat
“sendirian saja? Donghae hyung mana?”
“masih tidur, oppa sendirian juga?”
“aniyo”
“berarti dengan siapa?” aku celingak celinguk mencari sosok yang bersama kyuhyun tapi tidak menemukan siapa pun
“dengan tiff, tapi dia sedang membeli minum”
“tiffany maksudnya?”
“ne, itu dia datang”
“oppa bicara dengan siapa?” tanya tiff
“kenalkan ini lee heesya”
“anneyong, tiffany imnida”
“anneyong”
“oppa ayo pulang, aku ada schedule lain” ajak tiffany yang langsung menggandeng kyuhyun
“heesya ssi, kami duluan” kyuhyun mengucapkannya dengan nada bahagia
Aku langsung tertunduk lemas, aku sudah tidak sanggup berdiri,, kenapa aku harus bertemu mereka, aku sudah tidak tahan ingin mengeluarkan air mata namun aku buru-buru menegakan kepala ku, ketika ku lihat dihadapan ku sudah ada teukie.
“waeyo heesya ku? Mata mu memerah” teukie duduk disamping ku
“aniyo oppa, barusan terkena debu, sedang apa oppa disini?”
“mencari mu” teukie duduk disamping ku dan senyumannya sangat manis
“oppa selalu baik padaku, gomawo”
“ayo kita sarapan, sangat lapar” teuki memegang perutnya dan kemudian menarik tangan ku bangkit,
kami menuju dorm suju, hankyung sedang memasak nasi goreng Beijing andalannya, semua penghuni dorm 12 sudah menanti termasuk aku. Heechul tidak bisa diam, aku sudah pusing melihat tingkahnya,, tapi setelah memakan nasi goreng yang sangat enak ini ku lupakan kebencian ku pada kim heechul, secepat kilat ku habiskan dan buru-buru aku pergi ke kamar ku masih harus mempersiapkan persyaratan yang harus dimasukan ke SM. Kenapa aku jadi semangat seperti ini untuk menjadi asisten suju, mungkin tidak ada harapan untuk ku mendapatkan cintanya tapi aku masih bisa didekatnya mungkin akan membuat ku bahagia, aku tidak boleh menghindar lagi. ku buka laptop ku mencari poto yang lumayan bagus dan terlihat seperti perempuan, kebanyakan poto ku bergaya seperti laki-laki. Aha akhirnya kutemukan satu poto ku saat berambut panjang tidak begitu panjang sih tapi aku sedang seperti perempuan,, langsung ku cetak, dan kumasukan kedalam amplop,, kutulis beberapa keahlian ku dan seberapa besar pengetahuan ku tentang suju, kutulis semua yang ku tahu.
“heesya ku” panggil teukie
“ne oppa, aku disini”
“sudah beres?”
“sudah tinggal aku masukan ke SM, kuantarkan langsung?”
“yup, kan langsung interview juga”
“mwo?”
“hwaitting!!!”
“apa kalian juga akan ada disana saat aku diaudisi?”
“aniyo, tapi hari ini kita ada di SM untuk menunggu jadwal pemotretan”
“baiklah, aku akan kesana dengan donghae oppa saja”
“cepat dandan yang cantik, buat orang SM terpesona” teukie tertawa dan meninggalkan ku
“sungguh aneh” gumam ku
Ku kenakan celana ¾ warna hitam dan memakai atasan berwarna putih. Sepanjang jalan ku dengarkan music di handphone ku lagu-lagu yang ku putar tak lain adalah lagu-lagu super junior bagaimanapun aku sangat menyukai lagu-lagunya. Tidak terasa kami sudah sampai di parkiran SM,, aku keluar lebih dulu dan langsung menuju tempat audisi. Diruang tunggu kulihat ada seorang yeoja duduk sendirian.
“anneyong” sapa ku
“anneyong” jawabnya singkat
“kamu ikutan audisi asisten suju ingin jadi asisten siapa?” selidik ku ingin tahu
“donghae oppa, kalau kamu?”
“teukie atau kyuhyun atau donghae oppa juga”
“kenapa suka donghae oppa juga?” dia langsung menyergah ku
“aniyo, aku hanya sangat mengenalnya jadi ingin menjadi asistennya”
“apa yang kau tahu tentang donghae oppa? Apa melebihi pengetahuan ku?”
“jika kau ingin menjadi asistennya mesti sabar, karena dia suka berulah”
“hanya itu saja aku bisa”
“ok, hawiting!!!!”
Setelah satu jam interview, ku menunggu pengumuman sekarang di ruang tunggu sudah ada 100 orang.. apa aku akan lolos? Hah aku pusing memikirkannya ku berlalu menuju toilet, setelah cuci muka aku mencari minum,, tapi sungguh aku tidak tahu jalan keluar. Kenapa SM begitu besar pikirku, ku keluarkan ponsel namun no signal, sebenarnya aku dimana? Kutelusuri lorong dengan berjalan mundur kemudian menabrak seseorang,,
“ah mianhe, aku tersesat” ucap ku sambil mencoba untuk berdiri
“heesya ssi kenapa kau bisa ada disini?” suaranya aku seperti kenal, saat ku tatap wajahnya
“yaaa,,,kenapa kau bisa disini?”
“kau kenapa malah balik tanya? Ini SM tentu aku ada disini”
“aku tidak tahu jalan keluar” suara ku mulai melemah
“dasar pabo, ayo aku antarkan keluar” heechul menarik tangan ku
“pelan-pelan kan sakit”
“untuk apa kau ada di SM?” tanya heechul lagi
“aku,, aku,, ehm,, mengikuti interview menjadi asisten member suju”
“mwo?” mata heechul seakan keluar sambil menatap ku
“yaa kenapa melihat ku seperti itu, emangnya ada yang salah?”
“apa kau lulus?”
“sekarang pengumumannya”
“ah aku lupa, akupun harus hadir menyaksikan, ppali” heechul kembali menarik ku setengah berlari
Kami berpisah saat mendekati ruangan,, aku langsung duduk kembali. Manajer lee soonman akan segera membacakan siapa saja yang terpilih.
“anneong haseyong” ucap manajer lee
“anneyong” semuanya menjawab
“kashamhamnida, saya akan membacakan siapa saja yang terpilih
1. Kim jiwook
2. Cho hanma
3. Kim yoongah
4. Kim singjin
5. Lee minrin
6. Park soonjae
7. Lee junma
8. Cho minkim
9. Kim sojung
10. Kim hyunjae
11. Lee heesya
12. Park hyerin
Akhirnya aku masuk, tapi masih belum tahu aku akan menjadi asisten siapa,, dan yeoja tadi pun sepertinya masuk karena dia tertawa bahagia,, kulihat kearah member suju semuanya memberikan senyuman pada ku terutama teukie dan donghae.
Sekarang saat yang menegangkan pengumuman yang paling puncak.. aku mendekati yeoja itu. Kami berdua sangat tegang.. ditengah ketegangan ada message langsung ku baca..
~chuckae my lovely dongsaeng~
From: My donghae oppa
Setelah membaca pesan dari donghae oppa aku senyum senyum sendiri,,
“saya akan membacakan, ini kami yang memutuskan jadi kalian harus menerimanya.
1. Kim jiwook asiten ryewook
2. Cho hanma asisten kyuhyun
3. Kim yoongah asisten hankyung
4. Kim singjin asisten eunhyuk
5. Lee minrin asisten siwon
6. Park soonjae asisten sungmin
7. Lee junma asisten shindong
8. Cho minkim asisten kangin
9. Kim sojung asisten yesung
Aku Dan yeoja yang bernama hyunjae itu berpegangan tangan, tinggal donghae, teukie dan heechul karena aku sudah tidak punya harapan pada kyuhyun.
6.26.2010
pingkan is cinderella heechul part 5

Brukkkk….
Aku terjatuh ke pasir yang lembut..
“aissshhh,,, “ kaki ku terasa sakit lagi, tangan ku yang menahan ke pasir sedikit lecet..
“kau tidak apa-apa” Tanya namja itu yang jongkok sambil membantu ku bangun
“gwenchanaheyo, mianh aku menabrak mu”
“ah,, tidak masalah, tapi kenapa kau berlari sambil menangis?”
Ketika ku melihat wajahnya, kenapa sangat mirip seseorang…
“hey kenapa kau malah melihat ku seperti itu?” tanyanya lagi
“Eh,,, mianh, apa kau ini…??? Euh kenapa aku bisa lupa..”
“sudahlah kau tidak akan mengenal ku, kau bukan orang korea yah?”
“ne,, kenapa kau bisa tahu?”
“mullonimnida,, junsu imnida, kamu?”
“pinkan imnida,,indonesiaeso wassemnida”
“waw,, tapi bahasa korea mu sangat bagus,,”
“jeongmal??,, gomawo..”
“kenapa kau menangis, kau belum menjawab pertanyaan ku?”
“gwenchana,, aku hanya sedang merasa sedih”
“pekerjaan ku seorang penghibur, apakah kau mau kau hibur?”
“tidak usah”
Aku mengusap kedua lengan ku karena angin pantai mulai membuatku kedinginan,,
Junsu melihat kearah ku kemudian dia membuka jaket yang sedang dia pakai dan memakaikannya padaku,, aku sangat kaget..
“kenapa memakaikan ku jaket mu, tidak usah repot” aku mencopot kembali jaketnya
“kau ini, pakai saja, kamu bisa masuk angin kalau hanya memakai gaun setipis dan begitu pendek,” junsu memakaikannya lagi.
“gomawo”
“cheonmaneyo”
Eh,, ngomong-ngomong kamu suka kopi?”
“suka,kenapa?”
“ayo.. junsu menarik tangan ku dan membawaku masuk kedalam kedai kopi yang kemarin malam aku makan bersama chul,, tapi dimana chul sekarang? Kenapa dia tidak mencariku? Euh,, dasar chul pabo….
“ini minumlah, pasti kau akan merasa lebih hangat”
“ne,,”
Kami mulai karab dan berbincang panjang lebar,,
Didalam kamar hotel,,,,
setelah selesai mandi selama 1 jam chul mulai keluar dari kamar mandi,, chul kaget karena aku tidak ada dikamar, chul menelpon ku,,,
Geudaeyuh naege sojunghan sarama (Naui sarama)
Geudae uhbshi nan an dwel guht gata
Du nune damkin nae moseup
Mam soge kanjikhaejwuhyo~~~~~
Hape ku ada dikamar…
“aissshhhh,,, kenapa dia keluar tidak membawa hape? Bagaimana aku menemukannya” chul menggerutu
Tidak lama chul menelpon donghae,,
“fishy,, apakah pink ada dikamar kalian?”
“aniyo hyung, emang kenapa?” Tanya hae
“gwenchana,, tadi dia tidak bilang mau kemana saat aku mandi”
“coba kau telpon dia”
“nah itu,, pink tidak membawa hapenya..”
“hYung kalau begitu cepat cari pink”
“ne aku kan mencarinya”
Chul menutup telponnya dan berlari keluar kamar,,,
aku berjalan sendirin dari kedai kopi,,
namun kami tidak bertemu, chul mencari ke pantai.. sedangkan aku sudah masuk kamar langsung tidur dan masih memakai jaket milik junsu..
chul terus mencari sampai tengah malam…
dia bertanya pada pemilik kedai kopi, dan ahirnya pemilik kedai memberitahukan bahwa aku daritadi di kedai itu bersama seorang namja tapi sudah pergi satu jam yang lalu…
akhirny chul kembali ke hotel, dan diberitahu receptionis kalau aku sudah kembali sejam yang lalu…
chul langsung berlari menuju kamar,, dengan nafas yang tidak teratur chul melihat ku sedang tidur,,
“aissshhh,,, anak ini, aku mencari kesana kemari ternyata dia sudah tertidur,,”
Chul menyelimutiku,, dan tidak lama dia pun ikut tidur...
Chul bangun lebih dulu dan membangunkanku,, tapi aku tetap tidur,, chul memegang tangan ku,, badan ku sangat panas,, dia langsung membangunkan ku dan membawaku ke rumah sakit yang berada tidak jauh dari hotel..
“bagaimana keadaannya dok?” Tanya heehul penuh rasa khawatir
“gwenchanaheyo,, hanya demam, sekarang juga boleh pulang, asal obatnya diminum pasti cepat sembuh”
“ne,, kanshahamnida”
Chul masuk kedalam ruangan,, aku terbaring lemas..
“ayo kita pulang” chul membantuku berdiri
“oppa, kau sudah tidak marah lagi?”
“kesehatanmu lebih penting”
Chul memapah ku keluar sampai depan rumah sakit,,
Di dalam mobil chul terus memeluk ku,,
“tidurlah sejenak, kalau sudah sampai aku bangunkan lagi” chul menyenderkan kepalaku di bahunya…
“gomawo”
20 menit kemudian…
“Pink bangun,,,” chul memegang pipiku..
“ne,, apakah sudah sampai?”
“ayo turun,,?” chul memapah ku memasuki kamar hotel..
Chul membantu ku berbaring di kasur..
“pink apakah kau kuat kalau pulang hari ini ke seoul?”
“terserah oppa saja, lagipula kita tidak jalan kaki kan ke seoulnya jadi aku pasti kuat”
“hahaha,, pabo. ini minumlah dulu obatnya, aku packing dulu yah, kamu istirahat saja”
“gak lucu oppa jangan tertawa!”
Chul membereskan pakaiannya dan barang-barang kami,, setelah minum obat aku berbaring kembali
Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu…
Chul membuka pintu…
“oh kalian, mari masuk” chul mempersilahkan donghae dan almi masuk
Chul melanjutkan packing….
“pink,, kamu kenapa bisa sakit terus semalam kemana?” Tanya donghae oppa
“benar pink semalam kamu kemana? Chul oppa mencemaskanmu dan mencarimu sampai tengah malam?” tambah almi
“jinca? Mungkin kelelahan jalan-jalan kemarin saja onni,, oppa”
“gojitmal” serobot chul
“oppa apa maksudmu” Tanya almi penasaran
“kemarin malam aku memarahinya,aku terlalu emosi”
“hyung kenapa kau bisa marah pada pink, kalian bertengkar karena hal apa? Bukankah ketika berpisah dengan kita kalian masih baik-baik saja?” tambah hae oppa
“bukan masalah yang besar, hanya salah faham saja” jawab chul
“terus semalam kamu kemana pink?” almi masih penasaran
“euhhh…. Aku hanya kepantai onn lalu……..” aku berbicara begitu gugup dan tidak melanjutkan perkataan ku
“iyah sebenarnya semalam kamu kemana? Aku baru ingat pemilik kedai kopi bilang kau berada disana bersama seorang namja? Siapa itu?” chul memberikan pertanyaan yang membuatku mati kutu..
“bersama namja? Siapa pink?” Tanya almi penasaran,,,
“euh itu,,, aku juga tidak kenal, aku hanya bertemunya di pantai dan dia mengajak ku minum kopi karena udara pantai sangat dingin, itu saja”
“iya siapa? Kamu dengan orang baru kenapa mau diajak-ajak, untung dia hanya mengajak mu ke kedai kalau ketempat lain bagaimana?” Tanya chul lagi dengan nada mulai tinggi
aku bangun dari tempat tidur dan menghampiri chul….
“oppa kau jangan marah lagi,, aku sangat sedih kalau kau marah padaku!!!” aku memeluknya,,
“Aku tidak akan marah, cepat beritahu aku?”
“namanya junsu, aku sungguh baru betemu dengannya, itu juga tidak sengaja, saat aku berlari aku menabraknya” jawabku meyakinkan chul
“jeongmal?” tatapan chul seakan tidak percaya
“aku sungguh tidak bohong”
“baiklah aku percaya padamu,,”
“omo….”
“kenapa lagi?”
“jaket junsu masih aku pakai, aku lupa mengembalikannya oppa, bagaimana ini?”
“jaket yang kau pakai ini?”
“ne,,, aku tidak tahu dia tinggal dimana, bagaimana aku mengembalikannya?”
“nanti saja pink kalau bertemu lagi” malah almi onni yang menjawab..
“berhubung masalahnya sudah selesai, kami pergi dulu,, pink cepat sembuh yah” donghae oppa mengusap pundak ku..
“iya, kami pergi dulu,, banyak istirahat,, dan oppa, kw jangan terlalu galak, arrasso??” tambah almi..
“gomawo onni and oppa”
“ne,, aku akan sangat manis setelah ini” jawab chul..
“oppa aku bantu packing yah??” aku mulai merajuk
“gak boleh,, sana tiduran dulu aja” perintah chul
“aku ingin membantu”
“aku bilang jangan,,”
Chul menggendongku dan membaringkan ku lagi ditempat tidur,,
“diam, istirahat saja” perintah chul sambil menyelimuti ku
“oppa, sini mendekatlah,,,”
“ada apa?”
Chul mendekat,, aku menarik kerah kemejanya dengan pelan dan dia pun sedikit maju,,
Muachhh,,, ku cium bibirnya secara kilat…
“ko bentar sih?” Tanya chul
“udah cepet beresin lagi, aku mau istirahat” mendorong pelan chul
Chul kembali membereskan koper..
1 jam berlalu,, chul membangunkan aq lagi..
“pink wake up”… memegang pipiku
“ne oppa”
“sekarang udah gak pusing kan??”
“ngga,, aku cuci muka dulu yah”
“ppali…”
Pukul 14.00 kami sudah check out dari ocean grand hotel…
Kami menaiki taxi menuju jeju airport..
Chul memakai kaos berwarna merah dan jaket hitam,,, dia memakai topi dan kaca mata lagi untuk menutupi wajahnya..
Hape ku berdering……..
Ternyata Aretha yg menelpon..
“yoboseyo”
“dadong kamu jadi pulang hari ini?” Tanya Aretha
“kayanya gak jadi saii,, aku lagi gak enak badan nih”
“kamu sakit? Sakit apa?”
“hanya kecapean dan masuk angin, kamu sedang apa?”
“kamu istirahat,, aku lagi bareng oboy. Eh kapan aku dikenalin ama umin dadong?”
“euh,, ntar kalo aku udah nyampe seoul ok, lagi pada ngapain neh? Kangen kalian..” dengan nada sangat manja..
“makanya cepetan balik, terus kamu sekarang dimana?”
“di taxi ma chul, kamu mau ngomong gak ma dia?”
“boleh boleh,,”
Ku serahkan telpon kepada chul..
“Aretha ingin bicara dengan oppa”
“yoboseyo”
“yoboseyo oppa heechul”
“oppa aku ingin berkenalan dengan sungmin oppa”
“wah bahasa korea mu juga bagus,, baiklah nanti kalau sudah sampai di seoul aku akan suruh minimi menelpon mu, bagaimana?”
“jinca??... omo aku tidak percaya, aku dan pinkan belajar bahasa korea sangat rajin supaya bisa berkomunikasi dengan kalian, ahirnya terwujjud kan.”
“Haha… kamu sungguh lucu, bukankah teman mu yang satu lagi ingin berkenalan dengan hyukjae?”
“benar oppa, namanya oboy,, kalau bisa hyukjae oppa dan umin oppa suruh menelpon kami, yah oppa pliss!!!
“ne… tunggu saja” jawabnya singkat
“gomawo oppa”
Langganan:
Postingan (Atom)
