6.28.2010

super miinah part 2


Aku Dan yeoja yang bernama hyunjae itu berpegangan tangan, tinggal donghae, teukie dan heechul karena aku sudah tidak punya harapan pada kyuhyun.
10. Kim hyunjae adalah asisten…………….
Kenapa begitu lama menyebutkannya…. Aku berharap dia menjadi asisten teukie atau heechul, tapi….


Asisten donghae…..
Hyunjae terlihat sangat senang dan memeluk ku,
“mianhe aku yag terpilih jadi asisten donghae” ucapnya
“ne gwenchana” jawab ku lemas

11. Lee heesya antara heechul dan teukie,,
Aku terus berdoa semoga aku menjadi asisten teukie jangan sampai heechul, bisa mati berdiri aku menjadi asisten heechul..


Lee heesya menjadi asisten kim heechul……
“mwo?” aku bagaikan disambar petir mendapati aku menjadi asisten heechul..
“chuckae” ucap hyunjae
“chuckae? Ini sih kiamat buat aku”

12. Park hyerin menjadi asiten teukie…..

“hi hyerin ssi chukae bisa menjadi asisten teuki oppa”
“ah gomawo heesya ssi,, apa kau berharap jadi asisten teukie oppa?”
“ne,,jaga oppa ku baik-baik hyerin ssi”
“pasti, aku sangat senang menjadi asisten pujaan hati ku”

Semuanya memberikan tepuk tangan, tapi tak ada sedikitpun kebahagiaan terpancar dari wajah ku. Setelah acara pemilihan berlangsung kami dipertemukan dengan pasangan kita masing-masing seperti kontak jodoh saja untung tidak selamanya aku menjadi asitennya hanya untuk 4jib saja. Donghae menghampiri ku yang duduk lemas di luar ruangan sedangkan yang lain sudah memasuki ruangan.

“waeyo heesya?”
“oppa, aku tidak mau menjadi asisten heechul oppa”
“bukankah dengan siapapun tidak masalah, lagipula kamu sudah kenal semuanya”
“kenapa aku tidak menjadi asisten mu saja, aku tahu segalanya tentang dirimu oppa” mata ku sudah memerah
“sudah jangan menangis, mungkin ini yang terbaik, aku yakin kamu bisa menanganinya, hwaitting!!!”
“aku ingin menangis dulu, tapi malu”
“kita cari tempat yang aman” donghae membawa ku ke pojok ruangan dan membiarkan ku menangis di pundaknya

Setelah beberapa saat, kami kembali ke ruangan karena akan ada training. Manajer lee bilang semua asisten akan tinggal dilantai 12. Tapi karena aku mempunya dorm sendiri dan donghae sudah membicarakannya maka aku tidak usah tinggal bersama asisten lainnya. Setelah mendengarkan berbagai aturan dan penjelasan kami semuanya bubar,

“tadi manajer bilang kapan kita pindah?” tanya singjin
“malam ini” jawab hyunjae dengan semangat
“singjin ssiakhirnya onni bisa menjadi asisten hyuk oppa” ucap hyerin dengan sumringah
“kalian sungguh beruntung bisa menjai asisten idola kalian sendiri” celetuk ku, mereka langsung melihat kearah ku
“memangnya wae kalau menjadi asisten heechul oppa? Bukan kah heechul oppa sangat lucu?” ucap hyerin meyakinkan, seandainya mereka tau sifat asli heechul yang menyebalkan apa mereka masih bisa membanggakannya, gumam ku.
“tidak selucu yang kalian liat”
“siapa oppa yang kamu suka?” tanya singjin penasaran
“euh,,,”
“donghae oppa” jawab hyunjae
“bukankah tadi heesya ssi bilang bilang suka teukie oppa”
“wah aku jadi pusing” singjin menggaruk-garuk kepala *mungkin banyak ketombe ya vie*
“aku suka semuanya kecuali heechul oppa”
“aku juga tidak menjadi asisten idola ku” celetuk soonjae
“ya soonjae ssi memang siapa memer favorit mu?” tanya singjin
“kibum oppa, dan akhirnya aku jadi asisten sungmin oppa”
“sungmin oppa sangat baik tidak menyebalkan seperti heechul oppa” gerutu ku
“ah sudahlah mending sekarang kita pulang beres-beres menuju dorm kita” ajak hyunjae
“heesya ssi ayo sama-sama” ajak hyerin
“aku menunggu jemputan”

hyunjae dan hyerin mengajak ku pulang bersama namun aku tidak bisa pulang bersamanya aku masih menunggu donghae.

“heesya ku kenapa sedih? Ayo kita makan”
“ah oppa aku tidak menjadi asisten donghae dan dirimu, aku sangat sedih”
“gwenchana, yang pasti kita akan selalu bersama”
“aku tidak lapar oppa”
“ehm bagaimana kalau makan ice cream, pasti mau kan?”
“mauuuu” aku langsung bersemangat kembali
“donghae aku dan heesya akan makan ice cream, jadi kamu pulang duluan saja”
“hyung kau tidak mengajak ku juga?”
“baiklah tapi bayar sendiri!”
“kau tetap pelit hyung”
“jadi mau ikut tidak?”
“ikut, heechul hyung mau ikut juga makan ice cream?” teriak donghae
“kenapa mengajak heechul oppa?”
“biar dia yang mentraktir ku”
“ok aku ikut” teriak heechul, namun aku melototi donghae
“kamu kan dapat gratisan, oppa juga ingin dapat gratisan”
“ah terserah oppa saja, yang penting oppa senang”
“gomawo lovely dongsaeng” donghae mencubit hidung ku
“lepaskan sakit” rengek ku, namun donghae tidak melepaskan sampai heechul menghampiri kami baru dia melepaskan dan kami bergegas kesebuah toko ice cream

Toko ice tidak jauh dari SM,, kami berjalan menuju toko ice cream itu, semuanya memakai hoodie dan kaca mata agar tidak dikenali fans. Hanya aku yang tidak memakai hoodie,, teukie terus menggandeng tangan ku didepan heechul dan donghae.
“heesya ssi” teriak yeoja dari belakang
“hyerin ssi” aku kaget melihatnya langsung ku lepaskan genggaman tangan teuki
“apa dia yang menjemput mu?” hyerin menunjuk kearah teukie
“ah ne,,” untung teukie tidak melihat kearah kami
“kamu mau kemana?”
“makan ice cream dulu, mau ikut?” tanya ku yang sebenarnya aku khawatir kalau dia bilang iya
“aku sudah dijemput, aku duluan nanti kita bertemu di dorm saja” hyerin angsung berlari menjauhi ku
“siapa?” tanya teeuki
“asisten mu oppa, masa lupa”
“oh dia, aku tidak mengenali, siapa namanya tadi? manis juga” teukie cengengesan
“namanya kim hyerin,, wah oppa menyukainya?”
“aniyo, aku hanya bilang manis, tapi kamu lebih manis tentunya heesya ku”
“mulai merayu” heechul menyidir selagi melewti kami
“yaa heechul oppa, mulut mu selalu menyambar saja”
“sudah ppali jalannya” donghae merangkulku

Seperti biasa aku memesan ice cream yang berbau strawberry dan coklat,,

“heesya ssi, kamu sengaja yah ingin jadi asiten ku?”
“mwo? Kiamat buat aku jadi asisten mu oppa” ledek ku
“yaa aku ini super star kim heechul, lihat saja nanti kalau kerjaan mu tidak memuaskan kekeke akan aku berikan hukuman” tertawanya seperti devil aku benci sekali
“tuh kan oppa, belum apa-apa heechul oppa sudah mau menindas ku” rengek ku pada donghae
“heesya, heechul hyung tidak akan serius, hyung kan suka bercanda”
“aku serius, kenapa aku harus bercanda?” heechul menegaskan
“yaa hyung sudahlah jangan mengerjai heesya terus, aku makin repot kalau dia terus-terusan manja”
“kalau aku tidak manja pada mu aku harus manja pada siapa?” tanya ku heran
“pada pacar mu” jawab donghae kilat
“yaa heesya ssi, siapa pacar mu?” selidik heechul
“ah oppa kau ingin tau saja, aku kesal pada kalian semua”
“loh kenapa oppa juga dibawa-bawa heesya ku?” tanya teukie
“iya iya teukie oppa ngga ko”
“nah gitu dong oppa kan selalu memanjakan mu, sudah kamu gak apa-apa ko mau manja sama oppa juga”
“ah hyung nanti yoona marah lagi” donghae dan heechul menertawakan teukie
“sudah jangan suka menggosip, nanti ada yang marah” teuki menjawab dengan santai
“siapa hyung?” tanya donghae penasaran
“heesya ku” teukie menatap ku
“mwo? Wae aku oppa? Dari dulu tidak pernah berubah selalu begini terhadap ku”
Wajah teukie langsung lesu

Setelah memakan ice cream, donghae malah pergi bersama teukie mereka bilang ada urusan, donghae menyuruh heechul mengantarkan ku pulang. Sepanjang perjalanan kami berdebat terus,,

“aku sudah tanya kenapa kau yang terpilih jadi asisten ku”
“waeyo?”
“kata mereka kau berbakat dalam menggambar, terus kalau mereka menjadikan mu asisten donghae yang ada kamu tidak akan bekerja”
“ah,, kenapa aku harus bilang aku pandai menggambar dan desain”
“pekerjaan mu, aku yang menentukan”
“apa saja?”
“atur jadwal untuk ku, jam 6 siapkan pakaian ku, sarapan untuk ku kalau aku sudah bangun, membantu ku membuat animasi, ikut kemanapun aku pergi, kalau aku pulang tengah malam atau pagi kau harus selalu masakan untuk ku kalau aku lapar, arasso!!!”
“mwo berat sekali?”
“ah yang penting kau berada disisi super star seperti ku, orang lain pasti iri pada mu”
“lebih baik aku berada disamping teukie oppa yang sangat baik pada ku, pasti pekerjaan ku tidak akan seberat ini”
“sudah jangan mengeluh, terima nasib saja”
“ah aku sudah cape, aku pulang dulu ke kamar ku, ingin istirahat”
“eits tunggu dulu” heechul menarik tangan ku
“apa lagi?” tanya ku setengah kesal
“buatkan dulu ramyun untuk ku, aku mau mandi dulu sebentar lagi aku berangkat siaran dan kau siapkan juga pakaian ku”
“jadi apa dulu? Siapkan baju atau masak?”
“oh baju dulu!!”
“ppali mandi”

Setelah menyiapkan pakainnya, langsung ku masakan ramyun setelah itu aku langsung pulang ke kamar ku. Benar-benar neraka untuk ku berada di sampingnya, beruntung sekali perempuan yang menjadi asisten kyuhyun,, padahal aku yang mengharapkannya. Aku langsung mandi hari ini sungguh melelahkan,, padahal harapan ku pulang dari jepang ingin hidup tentram bersama kakak ku. Setelah memakai pakaian ponselku berbunyi..

“yaa ada apa lagi menelpon ku?” bentak ku
“waeyo kau yang galak, ayo sekarang ikut aku pergi siaran” ajak heecchul
“oppa, aku ingin istirahat”
“kamu bisa istirahat disana, cepat bawakan tas ku”
“ne, aku segera keluar”

Dengan malasnya aku keluar dorm, menjadi asisten heechul. dilantai bawah bertemu dengan tiffani..

“ah heechul oppa, mau kemana?”
“mau siaran” jawab heechul singkat
“oppa sepertinya aku mengenalnya, dia siapa?” tiffani terus melihat kearah ku
“dia asisten ku”
“ah aku ingat, tadi pagi kita bertemu di pinggir sungai han kan yang bersama kyuhyun oppa??”
“ne”
“mwo, bersama kyuhyun?” padahal heechul tak seharusnya sekaget itu
“ne oppa, tadi pagi aku lihat kyuhyun oppa menghampirinya, ternyata Cuma asisten” nada bicara tiffani mulai mengejek ku
“apa yang kau lakukan?” tanya heechul pada tiff
“oppa, mianheyo tadi pagi aku lari pagi bersama kyuhyun oppa, dia yang mengajak ku padahal aku ingin lari pagi bersama mu” tiffani memegang tangan heechul
“yaa lepaskan, aku tidak perduli kau mau jalan dengan siapapun, arasso!!”
“ah oppa, waeyo?”
“dan satu lagi jangan meledek asisten ku, ayo pergi” heechul menarik tangan ku meninggalkan tiffani yang kesal karena ucapan heechul, akupun tersenyum ternyata heechul tidak seburuk yang aku pikir,,

Dalam perjalanan menuju youngstreet radio, aku hanya tersenyumm-tersenyum sendiri masih memikirkan kebaikan heechul tadi, aku sungguh pabo selalu beranggapan buruk padanya.

“yaa kamu micheyo sekarang??” heechul membuyarkan lamunan ku
“mwo? Micheyo? Atas dasar apa oppa bilang aku micheyo?” aku tidak terima sekali dengan ucapannya padahal aku mulai menerima kebaikannya
“daritadi aku perhatikan heesya ssi kau senyum-senyum sendiri, apa masih memikirkan tadi pagi bersama kyuhyun?”
“kyuhyun oppa? Maksud mu?”
“bukankah tiff bilang tadi pagi kau bersama kyuhyun”
“kalaupun iya memangnya kenapa?”
“kau menyukainya?”
“aniyo”
“gojitmal..”
“terserah” heechul tidak bicara lagi, muka ku sudah terlihat sangat kesal mungkin sebentar lagi keluar taring dari mulut ku, aku kan sedang memikirkan kebaikan dia kenapa malah menyangkutkan pada kyuhyun, dasar pabo.
Sesampainya di youngstreet heechul langsung bersiap-siap, aku menunggu diruang tunggu. Ku buka akun twitter ku,, semenjak pulang dari jepang aku belum mengecek lagi. mentionnya tidak terlalu banyak, beberapa dari teman kampus tapi kebanyak dari @mysexyvoice lebih dari 20 mention. Mentionnya hanya menanyakan kabar ku dan mencariku.. memangnya dia tidak punya teman selain aku apa, untung kita kenal di twitter sudah lumayan lama dan orangnya menyenangkan selalu menghibur ku. Kubalas semua mentionnya satu persatu supaya dia tidak kecewa. Tidak lama dia membalas hanya bilang ‘bogoshipeo’… entah kenapa aku malah tersenyum. Hanya satu kata namun bermakna dan mungkin akan lebih membuat ku senang kalau kyuhyun yang bilang padaku.. suara dering ponsel ku membuat ku kaget,,
My donghae oppa calling…..

“heesya sedang dimana?”
“bersama heechul oppa, waeyo?”
“di youngstreet?”
“ne, menemaninya,, waeyo oppa?”
“aniyo, akhirnya kalian rukun juga”
“aku dipaksa ikut, kan aku asistennya, membosankan”
“kamu sendirian?”
“ne,, oppa kesini temani aku”
“ah mianheyo sya, oppa sedang membuat koreo”
“ah oppa, sebenarnya sampai jam berapa dia siaran, aku sungguh lelah”
“sebentar lagi, hwaitting my lovely!!”
“ne my shining oppa”

Gara-gara hae oppa menelpon, aku lupa belum membalas mentionnya si sexyvoice. Ternyata dia ngirim mention lagi,,
MySexyVoice @HeesyaBeauty sibuk??
HeesyaBeauty @mysexyvoice mianheyo, tadi ada telpon. Sedang apa? Aku sedang bosan.
MySexyVoice @HeesyaBeauty bosan? waeyo? Ah gwenchanaheyo. Aku sedang bekerja
HeesyaBeauty @mysexyvoice hanya masalah pekerjaan, aku sudah pulang ke seoul.
MySexyVoice @HeesyaBeauty oh jinca? Apa perlu aku hibur?
HeesyaBeauty @mysexyvoice tidak usah, aku hanya ingin tidur, bos ku tidak tahu diri
MySexyVoice @HeesyaBeauty apa kau lelah? nanti akan ku marahi bos mu.keke
HeesyaBeauty @mysexyvoice aku juga lapar, tapi aku masih disuruh bekerja. Marahi saja dia.keke *-*
MySexyVoice @HeesyaBeauty kamu sudah bisa tertawa, bagus. Nanti akan aku marahi.. aku pergi dulu. ~_*

Tidak terasa satu jam twitteran sama dia, dan heechul sudah ada disamping ku.

“kapan oppa datang?” tanya ku yang sedikit kaget karena tidak menyadari kedatangannya
“ayo pulang”
Dengan lemas aku bangun mengikutinya dari belakang…
“heesya ssi lain kali kamu jangan duduk disitu”
“waeyo?”
“duduk didalam saja, siapkan minum untuk ku pokoknya membantu ku”
“ne” jawab ku lemas bahkan suara ku hampir tidak terdengar
“yaa mana suara mu? Kamu ngantuk?”
“ne oppa, aku ngantuk ayo cepat pulang aku sudah tidak sanggup berjalan”
“dasar manja baru segini saja sudah kelelahan, tapi kita makan dulu, aku sangat lapar”
“makan?”
“waeyo? Kamu tidak mau?”
“ahhh oppa, aku sangat lapar, kau tau saja aku sedang lapar”
“ini aku yang lapar kenapa kau juga ikut-ikutan?”
“oppa sudah daritadi aku kelaparan, sepulang audisi aku kan belum makan hanya makan ice cream”
“mau makan dimana?”
“ terserah”
“baiklah, ayo masuk mobil”
“ok. Lets go!”

………………………………………………………………………………………………………

At dorm asisten 05.00 am

“hyunjae ssi waeyo heesya gak datang semalam? Apa dia benar-benar tidak ingin menjadi asisten heechul oppa?” tanya hyerin pada hyunjae
“molla, kemarin aku sempat meminta nomornya, sebentar aku sms dulu” hyunjae mengirim pesan pada ku

“heesya ssi apa kau membatalkan menjadi asisten?”
~send to heesya~

“mwo? Aniyo, wae?”
~from heesya~

“wae tidak datang ke dorm? Kami sudah disini semuanya”
~send to heesya~

“oh itu,tempat tinggal ku dekat dengan dorm suju, jadi aku tetap tinggal di dorm ku”
~from heesya~

“jinca? Yang mana?”
~send to heesya~

“tepat disamping suju, dihadapan dorm kalian”
~from heesya~

“dari semalam aku sudah mulai jadi asisten heechul, sangat lelah, kamu cepat masakan makanan untuk donghae”
~from heesya~

“aha arasso, aku segera kesana”
~send to heesya~

“ternyata heesya ssi kamarnya yang didepan dorm kita” ucap hyunjae menggebu-gebu pada hyerin dan soonjae
“oh jinca? Ko bisa?” hyerin tercengang
“hyerin ssi, semalam aku liat heechul oppa mengantar yeoja masuk ke kamar depan kita”
“ah jinca? Berarti itu heesya ssi”
“aku tidak terlalu jelas melihat yeoja itu”
“belum tentu juga,kalo iyah apa hubungan mereka? Bukankah heesya ssi sangat membenci heechul oppa?” tegas hyunjae
“lebih baik sekarang kita mulai mengurusi oppa oppa kita sudah gak sabar seharian bersaa teukie oppa” hyerin ampe meluk meluk soonjin
“yaa hyerin ssi jangan meluk meluk, aku juga bisa seharian bersama sungmin oppa”
“aku juga bersama eunhyuk oppa, my hubby” terak singjin tidak mau kalah

Hyunjae, singjin dan hyerin memasuki dorm atas sedangkan soonjae dan yang lainnya ke dorm bawah.

“anneyonghaseyo….” Ucap mereka serempak
“oh kalian sudah datang, mari masuk” ucap donghae yang sedang duduk menonton tv
“aku akan memberitahu pekerjaan kalian disiini” ucap teukie
“ne oppa” jawab hyerin paling semangat
“kalian hanya memasak, menyiapkan pakaian kami dan mengikuti seharian bersama kami”
“oppa sekarang aku masakan untuk mu” hyunjae langsung menuju dapur dan donghae meengikuti
“hyunjae ssi kamu mau masak apa?” donghae memperhatikan dari belakang
“oppa mau makan apa? Aku akan buatkan” almi hanya atersenyum melihat donghae
“nasi goreng kimchi saja, kimchi nya di kulkas” donghae meninggalkan hyunjae kembali menonton tv

“hyerin ssi kamu siapkan pakaian ku dan keperluan ku hari ini ok, ayo ikut ke kamar” teukie menarik tangan hyerin sontak hyerin tersenyum
“memangnya oppa hari ini mau kemana?”
“ada syuting, aku mandi dulu siapkan pakaian ku ok” teukie membuka baju dihadapan hyerin, hyerin hanya melihat tidak mampu berkedip melihat tubuh teukie yang sudah berisi tidak seperti dulu

“ah singjin ssi mianhe kalau merepotkan mu” eunhyuk sangat sopan dihadapan singjin
“aniyo oppa, appa yang harus aku lakukan?”
“siapkan pakaian ku yah, aku sarapan dulu”
“ah oppa apa mau aku buatkan sarapan?”
“jinca? Aku hanya ingin makan ramyun”
“tunggu sebentar aku aka membuatkannya” singjin langsung menuju darur


Lain lagi di lantai 11,,,,

soonjae membantu sungmin yang memasak,, mereka berdua memang jago memasak. Setelah memasak sungmin sangat baik mengajak soonjae makan bersama.. yang lain sangat iri melihatkebaikan sungmin pada soonjae.
Pintu dorm 11 ada yang mengetuk… soonjae bantu membukakan. Ternyata seorang yeoja..

“anneyong, kyuhyun ssi ada” ucap yeoja itu
“ah ada, masih tidur spertinya”
“boleh aku masuk?”
“ne”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar