
Pagi-pagi aku sudah datang ke dorm suju,,
Aku masuk ke kamar donghae terlebih dulu, dia masih tertidur. Ku ambil Ponselnya yang terjatuh ke lantai.
“oppa, bangunlah” ku menepuk pipinya perlahan
“ah heesya, oppa pikir hyunjae ssi, waeyo kesini? Heechul hyung sudah bangun?” donghae bangun dan menyender pada tembok, aku mengikuti disampingnya
“ini masih sangat pagi lagipula aku masih malas bertemu dengannya, oppa waeyo aku masih belum bisa melupakannya?” ku menyandar pada pundak donghae an memeluk tangannya
“sebaiknya kamu cari namja lain, mau oppa carikan?”
“siapa? Aku belum menyukai siapapun selain kyuhyun oppa” kuhembuskan nafas pasrah
“bagaimana kalau dengan teukie hyung saja”
“oppa, yang benar saja” aku memukul tangan donghae
“nanti oppa pikirkan lagi siapa namja yang cocok untuk mu lovely”
“hari ini jadwal suju ngebuat mv kan?”
“waeyo?”
“kalau begitu ayo bangun, ikut aku” aku bangkit lebih dulu dan Kutarik donghae yang masih malas-malasan ke meja makan.
“oppa belum lapar”
“duduk saja, jangan bawel”
Kubuatkan segelas susu dengan tambahan ginseng dan teh hijau,,
“minumlah, hari ini pasti melelahkan jadi harus mempunyai tenaga yang lebih”
“wah sudah lama oppa, tidak meminum ini semenjak kamu ke jepang”
“habiskan yah, aku bangunkan teuki oppa dulu”
“heesya sekalian heechul hyung juga”
Teuki tidur tidak memakai baju, selimutnya hanya menyelimuti sebagian kakinya. Kutarik selimutnya dan melipatnya.
“oppa bangun” namun teuki tak kunjung bangun,,
“oppa bangun aku sudah buatkan susu ginseng” namun teuki menarik ku dan memeluk ku
“heesya ku,, sarange….”
Braaakkkkkk…..
Aku kaget dan mencoba melepaskan pelukan teuki namun tangannya sangat kuat padahal dia sedang tertidur, aku melihat kearah pintu
“ah mianhe,, aku mengganggu kalian” hyerin berlari keluar setengah menangis
“oppa lepaskan pelukan mu” ku pukul tangan teuki dan akhirnya melepaskan ku
“ah heesya ku, mianhe oppa tidak sadar” teuki bangun sambil menguap
“oppa kejar hyerin ssi!!”
“Hyerin ssi?? Waeyo dengan dia?” tanya teuki polos
“ah oppa, barusan dia melihat oppa memeluk ku”
“terus waeyo??”
“oppa cepat kejar saja hyerin ssi, bagaimanapun dia fans mu dan sekarang jadi asisten mu, pasti oppa tau bagaimana perasaannya”
“ah arasso” teuki langsung berlari keluar tanpa memakai pakaian
Hyerin keluar dorm dan menabrak yesung,,
“hei waeyo lari-lari?” yesung menahan tangan hyerin
“ah yesung oppa, mianhe aku harus segera pergi”
“kamu asisten teuki hyung kan?”
“ne, tapi sepertinya aku akan mengundurkan diri saja”
“waeyo? Ceritalah,, aku mungkin bisa membantu aku kan sangat dekat dengan teuki hyung” yesung membawa hyerin duduk disamping lift,, teuki yang mengejar hanya bisa melihat yesung membawa hyerin, teuki kemudian masuk kembali kedalam dorm.
Hyunjae mendekati donghae…
“oppa siapa yang membuatkan mu susu ini?”
“heesya ssi tadi, oh iya hyunjae ssi siapkan air hangat yah”
“ah ne oppa” hyunjae masuk ke kamar donghae masih dengan rasa penasaran..
15 menit kemudian donghae masuk kedalam kamar mandi,,
“sudah siap?” tanya donghae yang membuat hyunjae kaget..
“oppa, waeyo datang tiba-tiba?”
“memangnya kenapa?” donghae membuka pakaiannya
“aishhh waeyo dia membuka pakaiannya dihadapan ku?” gumam hyunjae
“oppa aku keluar dulu”
“tunggu dulu” donghae menahan tangan hyunjae
“w,,wwaeyo oppa?” hyunjae tidak berani menghadap donghae
“handuknya mana?”
“ah mianhe oppa, aku ambilkan dulu”
“yah rupanya dia benar-benar menyukai ku” gumam dongahe sambil tersenyum
“oppa ini handuk mu” hyunjae hanya menyerahkan handuknya didepan pintu
“wae tidak masuk?” ucap hae sambil cengengesan
“mianh oppa aku tidak bisa masuk, ppali ambil”
“tapi aku sudah didalam bath, kamu masuk dan simpan lah di gantungan”
“gak bisa oppa” hyunjae sangat tegang, tiba-tiba aku masuk,,
“sini biar aku yang memberikan” aku ambil handuk dari tangan hyunjae
“ya wae kamu yang masuk?” tanya donghae
“oppa jangan buat orang lain jantungan, kau lihat wajah hyunjae yang sudah merah seperti tomat? Kau ingin dia pingsan melihat mu seperti ini”
“ah heesya mengacaukan rencana ku saja, benar katamu dia memang menyukai ku”
“apa aku bilang, sudah ppali mandi,, aku akan suruh hyunjae siapkan sarapan untuk oppa”
“gomawo lovely”
Aku keluar kamar mencari hyunjae,,
“yoongah ssi mana hyunjae?”
“tadi ke dapur”
“gomawo” aku melihat hyunjae sedang membuat ramyun
“hyunjae ssi itu untuk hae oppa?”
‘ne waeyo?” hyunjae sedikit jutek
“kamu marah? Aku hanya ingin bilang tolong masakan ramyun ditambah dengan daging cincang”
“aku tau, wae kamu tidak ngebangunin heechul oppa? Malah sibuk mengurusi donghae oppa?” aku sangat kaget mendengar ucapannya, andai dia tau aku dongasengnya,, tapi aku tidak akan bilang, ini lebih baik,, biarkan dia tau dengan sendirinya.
“ah mianhe,, kami sangat dekat jadi aku terbiasa bersama donghae oppa” aku langsung meninggalkan hyunjae memasuki kamar dongahe lagi..
Calling to yesung oppa…
“oppa, kamu dimana?”
“waeyo? Diluar”
“aku ingin curhat,, aku bisa ke dorm oppa?”
“aku tunggu di lobi saja”
“baiklah, aku kesana sekarang”
Aku berpapasan dengan hyerin…
“hyerin ssi, mianhe”
“ah gwenchana heesya ssi, aku tau kamu dan teuki oppa sudah kenal sejak kecil”
“ah kamu sudah tau?”
“ne kemarin teuki oppa seddikit cerita, dan tadi yesung oppa juga sudah menjelaskan kalau teuki sudah seperti oppa mu sendiri”
“ah yesung oppa? Baguslah kalau kamu sudah faham”
“iyah, waeyo dengan yesung oppa?”
“ahni, aku kebawah dulu,, hyerin ssi kalau kamu benar-benar menyukai teuki oppa, kejarlah, aku mendukung mu”
“jinca?” wajah hyerin langsung berseri-seri
“hwaitting!!!”
“ne, gomawo heesya ssi”
…………………………………………………………………………………………………
Dorm 11….
“oppa bangun ah ppali wae begitu susah dibangunkan pagi ini?” singjin masih berusaha membangunkan eunhyuk
“singjin ssi ini masih pagi”
“oppa masih pagi apanya? Ini sudah jam 7 pagi hari in ada syuting mv ppali wake up!!” singjin berteriak tepat ditelinga eunhyuk
“omo,, teriakan mu membuat ku telinga ku sakit, aku bangun sekarang”
“ppali mandi, aku sudah siapkan air hangat untuk oppa ku yang seksi ini mandi”
“ah aku lupa, mianhe” eunhyuk langsung menutup dadanya yang tidak memakia pakaian
“oppa aku sudah lihat dari tadi, ppali, aku siapkan makan dulu”
“aku sungguh pabo, tidur tidak memakai baju”
“itu lebih bagus oppa” singjin tertawa sambil keluar kamar
“dasar yeoja ini sungguh agresip, aku sungguh malu dibuatnya”
Soonjae sudah membuatkan teh untuk sungmin dan sedang memasakan nasi goreng,,
“yaa soonjae ssi kamu sedang membuatkan nasi goreng?”
“kamu kan lihat sendiri”
“yaa jangan sewot, ottokhe menjadi asisten sungmin oppa?” selidik singjin
“menyenangkan, sungmin oppa orang yang ramah dan sangat perhatian”
“baguslah kamu jadi bisa melupakan kibum oppa”
“yaa aku masih sangat mencintai kibum oppa” teriak soonjae
“soonjae sudah masaknya?” tanya sungmin yang membuat soonjae dan singjin terdiam
“sebentar lagi oppa” jawab soonjae gugup
“waeyo kalian jadi tegang?”
“ahniyo oppa, kami sedang mengobrol saja”
“oh baguslah, soonjae kamu buat 2 porsi kan?”
“ne oppa”
“soonjae. Sungmin oppa benar-benar sangat perhatian, sudah kamu berpaling saja pada sungmin oppa” singjin masih saja mencari celah menyomblangi soonjae dan sungmin
“diam kamu, nanti sngmin oppa mendengar” soonjae hampir saja memukulkan sendok ke kepala singjin
“iyah aku diam, saatnya membuat ramyun untuk my hubby tercinta”
…………………………………………………………………………………………………
Dorm 12…
Hyerin masuk kedalam kamar teuki,,,
“hyerin kamu dari mana saja?”
“mianhe oppa, aku hanya kaget melihat oppa memeluk heesya ssi”
“itu tidak sengaja tadi sedang mengigau saja”
“oh geraeyo, oppa udah mandi?”
“udah,, tinggal makan”
“mau makan apa?”
“ehm,, roti bakar dengan isi daging sapi”
“baiklah aku siapkan sekarang”
“hyerin ssi tunggu” teuki menarik tangan hyerin
“ah,, wae?” hyerin udah dag dig dug gak karuan
“jangan lupa tambahkan saos yah” hyerin hanya menghela nafas
“baiklah”
Donghae selesai mandi dan mendekati hyunjae yang sedang memasak,,
“ehm sangat harum,, ko tau ditambahkan daging sapi cincang?” tangan donghae merangkul pundak hyunjae, hyunjae langsung menatap wajah donghae
“euh,, tadi heesya ssi yang menyuruh” seketika hyunjae langsung memalingkan wajahnya saat donghae mulai mendekatkan wajahnya
“oh geraeyo,, anak manis itu tidak pernah lupa kesukaan ku”
“donghae mana heesya ssi? Waeyo dia gak datang hari ini?” heechul menepuk pundak donghae
“aku pikir dia sudah membangunkan mu hyung”
“tidak ada, aku terbangun karena ada yang menelpon”
“biar aku telpon dia,,”
“tidak usah, biar aku sendiri yang menghubunginya” heechul duduk di meja makan
Calling heesya…
“kamu dimana?”
“wae mencari ku?”
“apa kau lupa tugas mu, ppali ke dorm”
“aku sudah buatkan susu ginseng minumlah dulu, aku masih ada urusan”
“aku tidak mau ppali aku ingin sarapan”
“yaa jangan manja, aku masih ada urusan”
“kau berani menolak ku, awas saja kalau bertemu aku buat perhitungan”
“jangan berteriak, memangnya mau apa? Memukul ku?”
“apa ingin mengulang kejadian satu tahun yang lalu?”
“baiklah, aku segera kesana” ucapannya membuat ku takut dan tidak bisa lagi mengatakan tidak.
“bagus, ppali”
“iyah, cerewet sekali”
10 menit kemudian aku sudah masuk dorm dan mulai membuatkan heechul nasi goreng kesukaannya,, bel berbunyi yoongah yang membukakan pintu..
“anneyong” sapa yeoja dibalik pintu
“anneyong, mau bertemu siapa?”
“heechul oppa ada?”
“anda siapa?”
“waeyo begitu cerewet, ada tidak?”
“yoongah ssi siapa yang datang?” tanya hankyung dari belakang
“yeoja ini mencari heechul oppa” hankyung yang kenal heechul akan marah apabila ada yang mencarinya disuruh masuk beitu saja
“mianhe, kamu siapa dulu? Aku harus memberitahu heechul”
“cepat panggilkan saja, aku jamin dia tidak akan marah pada kalian”
“yoongah jangan biarkan dia masuk dulu, aku panggilkan heechul” ucap hankyung yang langsung menemui heechul
“heechul ada yang mencarimu”
“siapa?”
“seorang yeoja”
“ah mungkin itu yang kemarin” ucap teuki
“tanyakan saja dia ada perlu apa? Hari ini kita kan akan syuting,, mungkin aku akan menghubunginya nanti”
“biar aku saja” sambil kusimpan nasi goreng dihadapan heechul
“maaf nona heechul sedang siap-siap, dan hari ini suju sangat sibuk akan ada syuting mungkin besok heechul baru bisa kamu temui”
“apa susahnya bertemu dengan ku dulu” gerutu yeoja itu
“aku hanya menyampaikan pesannya, dan apabila ada pesan silahkan titipkan”
“baiklah” yeoja itu menuliskan sesuatu disecarik kertas..
“apa hanya ini?” tanya ku lagi memastikan
“ne, tolong berikan padanya ini sangat penting” ucapnya sambil berlalu dari depan pintu
Kuhampiri heechul yang sedang melahap sarapannya dan duduk disampingnya..
“yeoja itu hanya menitipkan ini” kuberikan kertas itu
“apa isinya?” tanyanya santai
“mana aku tahu?” gerutu ku
“ya buka, apa susahnya” denganwajah yang kesal ku buka lipatan kertas itu
~~~Isi~~
Oppa aku tunggu besok di villa sangjoe jam 8 malam..
~HM~
…………………………………………………………………………………………………..
Kami semua pergi ke tempat pembuatan MV MIINAH,, di sebuah gedung disudut kota..
Para asisten sibuk menyiapkan pakaian, mengipasi dan menyiapkan makanan. Ku lihat mereka sangat berusaha menyelesaikan pembuatan MV ini,,, aku terus memperhatikan kyuhyun yang sangat terlihat bad boy tatapan matanya sungguh dingin aku dibuat lemas olehnya. Pembuatan MV sebentar lagi tapi kulihat ada sungmi yang baru datang,, dia tersenyum pada kyuhyun begitu juga sebaliknya kulihat kyu tersenyum manis pada sungmi, ah jeongmal aku tidak bisa melihatnya,, kubalikan wajah ku dan ku usap air mata yang menetes..
“heesya ssi waeyo?” tanya yoongah,,
“gwencahan”
“yoongah ssi aku tanya, apa kau menyukai hankyung oppa sehingga ingin menjadi asistennya?”
“aniyo, aku suka sama donghae oppa, tapi aku sungguh kagum dengan hankyung oppa yang berusaha keras di super junior”
“waeyo banyak yang menyukai donghae?”
“kau gak tahu donghae oppa itu berkharisma?”
“ya aku tahu, aku kenal dia dari kecil”
“ah ottokheyo?”
“dia kakak ku, jadi aku sangat mengenalnya, tapi waeyo aku beda dengannya?”
“mwoooo?” yoongah menutup mulutnya,,
“jinca?? Omo aku gak percaya”
“yoongah ssi tapi jangan bilang-bilang yah!!”
“waeyo? Tapi kamu mau jadi asisten?”
“entahlah, tapi karena aku menyukai salah satu diantara mereka”
“heesya ssi apa kabar?” aku membalikan wajah ku, kulihat sungmi duduk disamping ku
“wae?”
“aku ingin bicara dengan mu”
“tinggal bicara saja” aku tetap berbicara dengan nada yang malas
“aku mohon jangan dekati kyuhyun oppa lagi, aku tahu kau masih menyimpan rasa itu tapi jeongmal aku mohon, kami akan segera bertunangan”
“sudahlah jangan bahas itu, kau meyakiti ku dengan berkata begitu seolah-olah aku yang salah” nada ku semakin tinggi,, air mata ku sudah hampir jatuh
“tapi aku tidak mau kau mengganggu hubungan kami”
“sungmi ssi kau urus saja kyuhyun jangan mengganggu heesya ssi” heechul tiba-tiba muncul dan menarik tangan ku untuk pergi
“tunggu!! Aku hanya memperingatinya”
“asal kau tahu sungmi ssi, heesya ssi sudah tidak menyukai kyuhyun, sekarang dia pacar ku, arasso” mataku terbuka lebar, kututup mulut ku mendengar ucapan heechul
“oh jadi kalian sudah pacaran? chuckae” ucap kyuhyun yang menjulurkan tangannya dari samping sungmi, namun heechul tidak memperdulikan kyuhyun dia langsung menarik ku meninggalkan mereka membawaku masuk kedalam ruang ganti..
“yaa apa yang kau bicarakan? Kau pikir aku menyukai mu” bentak ku
“kau pikir aku juga menyukai mu?” heechul tidak kalah membentak ku
“terus tadi kamu bilang aku pacar mu, apa maksudnya?”
“ah kalian disini rupanya, chuckae” hyuk merangkul ku dengan tersenyum
“yaa lepaskan, apa yang chuckae?”
“aku dengar dari kyuhyun kalau kalian pacaran, wah sejak kapan? Ini perlu dirayakan”
“pabo” heechul memukul kepala eunhyuk
“hyung wae memukul ku?” eunhyuk mengusap-usap kepalanya
“oppa, dia bilang pada siapa saja?” tanya ku
“dia bilang saat ada aku, donghae, dan teukie, waeyo?”
“aisshhh, wae dia bilang dihadapan teuki oppa, ini semua gara-gara kau” ku pukul tangan heechul dan pergi mencari teukie
Teukie duduk bersama hyerin pandangannya kosong dia menyandar pada bahu hyerin,,
“oppa” teukie melihat kearah ku
“waeyo heesya ku?”
“oppa sebenarnya aku..”
“oppa sudah tahu, chuckae,, tapi waeyo oppa harus tahu dari orang lain bukan dari mu?”
“oppa, kau salah faham”
“gwenchana semoga bahagia bersama heechul” teukie menarik hyerin pergi meninggalkan ku sendiri, kaki ku sungguh lemas aku terkulai jatuh dan terduduk lemas,, aku sungguh tak ingin menyakiti teukie.
“heesya gwenchana?” donghae mengangkat dagu ku
“oppa” aku tidak bisa menahan lagi ku tumpahkan air mata ku sambil memeluknya,, dia hanya mengusap rambut ku dan memluk ku
“sudah jangan menangis lagi, sebaiknya kita pulang, kamu pulang dengan oppa saja” namun aku tidak beranjak terus saja menangis.. donghae mengangkat ku kurangkulkan tangan ku ke lehernya, dia menggendong ku keluar.
“hyunjae ssi ayo kita pulang” hyunjae mengikuti donghae membawa tas setengah menangis melihat donhae menggendong ku.
…………………………………………………………………………………………………..
Dorm 11…
Kyuhyun masuk ke kamar bersama sungmi… eunhyuk memperhatikan namun berlalu masuk ke dapur bersama singjin..
“oppa aku buatkan teh, setelah itu langsung istirahat”
“gomawo singjin ssi”
“ini teh nya, aku pulang dulu besok aku kesini lagi”
“hati-hati”
“oppa, kamar ku didepan, waeyo menghawatirkan ku? Kau mulai menyukai ku ya?”
“oh iya aku lua, sudah sana pulang istirahat lah kau pasti lelah”
“ok”singjin keluar bersama soonjae.
Didalam kamar sungmi memeluk kyuhyun..
“apa yang kau obrolkan dengan heesya tadi?’
“wae oppa ingin tahu?”
“apa kau menyakitinya? Hingga heechul turun tangan?” kyuhyun menatap sungmi tajam
“oppa, aku hanya meyuruhnya jangan mendekatimu”
“seharusnya kau tidak perlu mengatakan itu, sungguh menyakiti hatinya”
“oppa waeyo jadi memperhatikannya? Semenjak dia kembali ke korea kau jadi berubah”
“aku hanya kasihan padanya”
“apa kau sekarang mulai menyukainya?” kyuhyun terdiam tidak mampu menjawab pertanyaan sungmi,, sungmi kerlari keluar,,
“yaa sungmi ssi waeyo?” eunhyuk menghentikan sungmi
“oppa temani aku, bawa aku kesuatu tempat jauh dari sini” eunhyuk yang dari dulu menyukai sungmi sebelum kyuhyun berpacaran dengan sungmi karena mereka berteman dari SMP..
“baiklah” eunhyuk membawa sungmi keatap gedung membiarkan sungmi menangis dipelukannya..
…………………………………………………………………………………………………..
Dorm heesya…
Donghae membawa ku masuk, hyunjae juga ikut masuk.. donghae menidurkan ku,, hyunjae melihat sekeliling kamar ku.. banyak sekali poto ku berdua bersama donghae…
“hyunjae ssi bisa ambilkan air dan handuk”
“ne” hyunjae mengambil air hangat dan handuk kecil lalu menyerahkan kepada donghae..
Donghae mengelap wajah ku,,
“oppa, aku ingin kembali ke jepang saja” ku peluk donghae, aku lupa disini juga ada hyunjae..
“kau jangan manja, kalau kau pergi oppa akan kesepian lagi”
“tapi aku sungguh menderit disini, luka lama dan baru menghantam ku bersamaan”
“heesya,, oppa yakin kamu bisa mengatasinya” donghae menatap ku lekat meyakinkan ku agar aku menjadi wanita tegar..
“oppa, sarange” donghae memluk ku lagi,,
”prayyyy” hyunjae menjatuhkan gelas berisi teh yang akan diberikan pada ku..
“jadi kalian benar-benar pacaran?” tanyanya yang langsung meneteskan air mata
“hyunjae ssi kau salah faham”
“mianhe” hyunjae berlari keluar,,
“oppa ah ppali kejar, wae masih diam disini!!!”
“tapi kamu?”
“oppa aku sudah lebih baik sekarang” donghae langsung berlari mengejar hyunjae,, donghae menahan tangan hyunjae saat akan membuka pintu dormnya.
“tunggu, kita harus bicara”
“mianh oppa, aku yang salah menyukai mu,, tak sepantasnya aku begitu jeongmal mianhe” kali ini hyunjae benar-benar menangis..
“ikut aku” donghae menarik hyunjae kedalam lift membawanya mengendarai mobil menuju taman kota.
Ku telpon yesung seperti biasa,, dia segera datang ke dorm ku…
“oppa, hari ini aku menyakiti banyak orang,, aku sungguh jahat”
“sudahlah, aku tahu kamu gak sengaja”
“kalau hyunjae tahu kamu dongsaeng donghae pasti dia tidak akan sakit hati lagi” “
“tapi teukie oppa? Aku sungguh merasa bersalah padanya ini semua gara-gara heechul pabo”
“besok kan libur apa kau mau liburan?”
“mau kemana?”
“bagaimana kalau kita ke pantai?”
“ide bagus, kita pergi malam ini saja oppa, ottokhe?”
“kau mau berangkat malam ini?”
“ottokhe?”
“baiklah,, aku siap-siap dulu, nanti ku tunggu di bawah”
“aku juga.ok” yesung keluar kamar ku, ku bergegas menyiapkan pakaian ku memasukannya kedalam tas selendang ku karena aku hanya membawa 1 pakaian.. 15 menit waktu yang singkat untuk ku memberekannya,,
“yaa kau mau kemana malam-malam begini” tanya heechul yang kebetulan bertemu di lorong
“bukan urusan mu”
“aku ini bos mu, kau mau kemana?” heechul menahan tangan ku
“yaa lepaskan, aku muak melihat wajah mu”
“kau bukannya berterima kasih tadi aku menolong mu”
“menolong apa? Yang ada malah menyakiti banyak orang”
“ppali masuk, kau harus istirahat”
“yaa lepaskan, kau kira siapa bisa mengatur ku” kulepaskan tangannya dan berlari menuju lift, heechul mengejar namun pintu lift keburu tertutup… aku langsung masuk kedalam mobil yesung dan kami pergi ke pantai.
…………………………………………………………………………………………………
Taman…
“oppa sebaiknya kita pulang”
“waeyo kamu tadi seperti itu? Apa kau sungguh menyukai ku?” hyunjae tidak menyangka donghae berkata seperti itu
“percuma aku bilang, itu tidak akan berarti apa-apa”
“ppali bilang” donghae memegang kedua tangan hyunjae, kali ini jantung hyunjae berdegup kencang…
“ne,, sarangaheyo oppa, tapi..” donghae langsung mencium bibir hyunjae sebelum hyunjae menuntaskan ucapannya..
“nado sarange hyunjae ssi”
“oppa,,, jinca?”
“aku juga menyukai mu,, jangan kaget seperti itu”
“tapi hubungan mu dengan heesya ssi, ottokhe?”
“hahaha,,, pabo, mana mungkin aku pacaran dengan dongsaeng ku sendiri?”
“mwoooo? Dongsaeng? Heesya ssi dongsaeng mu?”
“ne,, dia dongsaeng ku,, kau jangan salah faham lagi!!”
“aisshhh,, jeongmal aku pabo,, aku sudah menyakiti heesya kalau begini, oppa ayo pulang aku harus minta maaf pada heesya”
“baiklah,, tapi mianh kalau pacaran kita tidak diketahui public”
“gwenchana oppa, aku mengerti posisi mu”
“gomawo sudah mengerti aku,,” donghae mengecup kening hyunjae,,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar