6.28.2010

super miinah part 3


Yeoja itu masuk langsung menuju kamar kyuhyun… soonjae masih terus memperhatikan dari pintu,, sungmin menghampiri dan menyuruh soonjae menyiapkan keperluan sungmin.

“oppa siapa yeoja itu?” tanya soonjae yang masih penasaran karena yeoja itu bukan asisten kyuhyun
“yang barusan? Namanya lee sungmi,, ayo kita makan dulu, pasti kamu belum makan juga kan?”
“ah oppa silahkan saja, tidak sopan, aku hanya asisten mu” jawab soonjae malu-malu
“gwenchana, aku tidak menganggap mu asisten ku, usia kan tidak beda jauh sebaiknya saling menganggap teman saja” peernyataan sungmin membuat soonjae jadi mengagumi sungmin

Di dalam kamar Sungmi ngebangunin kyuhyun yang masih tidur,,

“oppa bangun,,”
“sungmi ah waeyo pagi-pagi sudah ada disini?” tanya kyuh sambil menguap
“apa hari ini ada waktu?”
“memangnya ada apa?” kyuh menyandarkan kepalanya di bahu sungmi dan tangannya melingkar di pinggang sungmi
“aku ingin jalan-jalan, sudah lama kita tidak jalan-jalan, ottokkhe?”
“baiklah, kamu mau kemana?”kyuhyun mengangkat wajahnya
“aku ingin ke pantai”
“aku mandi dulu”

Lantai 12 sangat ramai, para asisten sedang sibuk mempersiapkan keperluan para oppa,, tapi aku langsung masuk ke kamar heechul,, heechul masih tidur.

“oppa bangun, bukan kah hari ini ada syuting”
“jam berapa sekarang?” heechul masih malas-malasan
“jam 8,, semua orang sudah bangun, ppali bangun, aku siapkan sarapan untuk mu”
“tunggu!!” langkah kaki ku berhenti seketika
“siapkan air hangat untuk ku mandi” Aku menuju kamar mandi,,,
“hey heesya ssi kamu sudah datang?” tanya hyunjae yang menyajikan sarapan untuk donghae
“ne,, wah bagus sudah menyiapkan sarapan untuk hae oppa”
“heesya sini makan dulu, kamu pasti belum makan?” donghae menarik ku duduk ke meja makan dan hyunjae hanya memperhatikan heran
“yaa biarkan dia menyiapkan dulu air untuk aku mandi” ucap heechul yang mengambil air minum di kulkas
“hyung, aku tidak tega, kalau dia pingsan ottokhe?”
“perhitungan manajer lee benar kalau heesya ssi jadi asisten mu yang ada dia gakan bekerja” heechul ikutan duduk
“yaaa stop!! Aku siapkan air hangat dulu untuk mu tuan kim heechul” ucapan ku sangat tegas langsung menuju kamar mandi dan heechul pun bergaya kaget
“hyung, jangan keras pada heesya, aku sungguh tidak tega”
“donghae ssi kalau kau terus memanjakannya yang ada dia tidak akan pernah dewasa hanya tergantung padamu” heechul memakan roti yang ada di meja
“hyung, kau kan tau heesya satu-satunya orang yang paling berharga dalam hidup ku”
“tenang saja, biar aku yang mendidiknya, nanti dia sarapan bersama ku jadi kau jangan khawatir lagi”
“gomawo hyung, aku percaya pada mu”
Sedari tadi hyunjae hanya memperhatikan pembicaraan heechul dan donghae, hyunjae merasa aneh apa hubungan donghae dan heesya,, hyunjae menebak heesya adalah kekasih donghae.

Hyerin masih berada di kamar leeteuk,, walaupun paling tua tapi kelakuan teukie seperti magnae,, hyerin sampai harus membantu teuki menyisir rambutnya. Hyerin sampai gemetar saat memegang sisir karena teuki masih belum memakai baju.

“hyerin ssi ppali sisir rambut ku jangan bengong saja, apa yang kau pikirkan?”
“ahnii oppa” hyerin memjamkan matanya saat mendekati teukie
“hyerin ssi apa kau terpukau melihat dada ku yang seksi?” hyerin terkejut mendengar perkataan teuki
“oppa apa bisa membaca pikiran ku?”
“jinca? Berarti tebakan ku benar, yeoja kalau melihat ku setengah telanjang memang akan terpukau, ottokhe kalau aku telanjang bulat?”
“andwaeeeeeeeee!!!!” teuki kaget karena hyerin menjerit sangat keras
“ya hyerin ssi waeyo berteriak?” teukie menutup mulut hyerin, jantung hyerin berdetak keras karena jaraknya dengan teuki sangat dekat apalagi teuki memegang mulutnya replelks hyerin tersenyum *with gmn rasanya dkt m abang?*
“hyung waeyo?” tanya donghae yang datang bersama heechul dan heesya
“aniyo, dia hanya kaget karena ucapan ku itu saja” teuki mencoba untuk menjelaskan
“oppa terus wae tangan mu menutup mulut hyerin ssi” tanya ku sambil menunjuk
“ah heesya ku mianhe tadi oppa repleks karena dia menjerit sangat keras” teuki langsung melepaskan tangannya dan mencoba untuk membela diri
“oh aku pikir oppa melakukan hal yang tidak-tidak pada hyerin ssi”
“ah heesya ssi, oppa tidak mungkin melakukan hal semacam itu pada yeoja lain, hanya pada mu saja” mendengar ucapan teuki aku sangat kaget, heechul pun kaget
“hyung apa yang kau katakan? Sudah jangan menggoda heesya terus” donghae angkat bicara
“yaa teuki dasar playboy” heechul langsung menarik ku keluar
“heechul ssi jangan keras-keras menarik heesya ku” hyerin sangat bingung melihat tingkah teuki yang ketakutan pada ku apalagi teuki sangat menghawatirkan ku.
“oppa, apa kau menyukai heesya ssi?” hyerin begitu to the poin
“waeyo kamu bilang gitu? Apa oppa terlihat menyukainya?” teuki mendekatkan wajahnya pada hyerin
“barusan oppa memanggilnya heesya ku bukan heesya ssi, dan oppa sangat perhatian padanya”
“oppa sudah mengenalnya sejak kecil, mungkin karena terbiasa menjaganya, jadi tidak ingin melihatnya terluka, lantas wae muka mu memerah saat oppa mendekatimu?”
“ah itu,,,,,”
“apa kau menyukai ku?
”tentu saja, aku ELF yang sangat mencintai SUPER JUNIOR”memangnya dia sudah lama tinggal disini?” hyerin menjawab dengan santai karena tidak ingin ketahuan kalau dia sangat-sangat mencintai teuki bukan hanya sebagai ELF
“aku pikir kau juga menyukai ku, baru kemarin dia tinggal disini tapi aku sudah mengenalnya sejak kecil”
“kemarin ko bisa? Jadi teman kecil oppa”
“tentu bisa, sudah jangan ngebahas heesya ku terus ppali rapihkan rambut oppa hyerin ssi yang manis” sekarang hyerin tambah bengong *with sabar yah jangan meleleh duluan, cm

Lagi-lagi anak suju ngebuat asistennya jantungan, kali ini eunhyuk membuka pakaiannya dihadapan singjin, sontak singjin terpukau.

“oppa apa tidak malu membuka pakaian dihadapan ku?” celetuk singjin
“ah mianhe singjin ssi, sinikan pakaian ku” eunhyuk terlihat sangat malu
“gwenchana oppa, aku sangat suka melihatnya sekarang tubuh mu tambah seksi”
“jinca? Ini berkat latihan ku, aku sakit hati kalau terus di ejek berbadan kecil dan tidak bertenaga”
“aku juga sangat marah kalau ada yang bilang gitu tentang oppa”
“mwo? Waeyo?”
“aku gak rela my hubby diledek terus” eunhyuk kaget mendengar singjin menyebutnya dengan sebutan sayang
“singjin ssi wae menyebutku ‘my hubby’?”
“karena aku sangat menyukai oppa, bukan sekedar ELF pada SUPER JUNIOR, tapi singjin pada eunhyuk oppa” *vie berani gt blg gt m c’kunyuk??”
“jinca? Oh aku gak percaya ada yang menyukai seperti mu, berani mnegungkapkannya dihadapan ku langsung, aku sungguh malu”
“oppa waeyo malu? Tenang aku akan menyayangi oppa selamanya kalaupun oppa tidak memilih ku”
“ah gomawo singjin ssi”
“eunhyuk ssi cepat, kita bisa telat” teuki tiba-tiba muncul
“sebentar hyung”

Terdengar bel dari pintu, hyunjae langsung membukakan ternyata yang datang sungmin dan soonjae,,

“heechul hyung mana teukie hyung dan hyuk ssi?”
“itu” heechul menunjuk ke arah teuki yang baru keluar dari kamar eunhyuk
“sebentar masih menunggu eunhyuk dan shindong, yesung ssi mana?”
“masih dibawah”

Soonjae mendekati hyunjae yang sedang berada di meja makan bersama donghae, heesya dan heechul.

“hyunjae ssi tadi ada yeoja yang datang menemui kyuhyun oppa, wajahnya lumayan cantik” aku langsung melirik kearah mereka
“jinca? Siapa?”
“molla, hanya tau namanya itu juga sungmin oppa yang memberi tahu”
“itu pacarnya kyuhyun oppa” celetu ku
“ah heesya ssi kamu tau?”
“ne” jawab ku santai melanjutkan menyuap nasi goreng buatan ku sendiri
“heesya cepat habiskan tidak usah memikirkan itu” donghae mengusap rambut ku
“ne oppa, tenang saja”
“heesya ssi cepat ikut aku, aku harus segera pergi”
“tapi oppa, aku belum selesai sarapan”
“sudah cepat bawakan tas ku” ku melihat kearah donghae
“sudah cepat turuti perintah heechul hyung” kubangkit dan mencium pipi donghae, hyunjae syok melihat ku mencium pipi donghae,, begitu juga dengan soonjae. Hyunjae menarik soonjae ke dapur
“soonjae kamu barusan lihat?”
“mullonimnida”
“dari tadi juga donghae sangat perhatian pada heesya ssi”
“hayo sedang ngomongin apa” hyerin menepuk punggung soonjae
“tadi heesya ssi mencium pipi donghae oppa”
“ah jinca? Ottokhe perasaan mu hyunjae?”
“sakit, sungguh sakit,,, aku penasaran ada hubungan apa hae oppa dan heesya ssi”
“tadi juga teuki oppa sangat perhatian pada heesya ssi, kalo teuki oppa bilang mereka teman dari kecil”
“ah aku makin pusing” soonjae menggaruk-garuk kepala *ky’y mha juga ketombean ky vie, ato malah banyak kutu?*
“yaa soonjae ssi jangan menirukan gaya ku saat pusing” bentak singjin yang sudah berada disamping hyerin
“memangnya waeyo?” apa ada hak patennya singjin ssi?”
“sudah lah untung aku sedang senang”
“waeyo?” tanya hyunjae
“kalian tau, tadi hyuk oppa membuka bajunya dihadapan ku, aku langsung meleleh dan aku sudah mengungkapkan kalau aku sangat menyukai hyuk oppa”
“mwo?” serentak hyunjae, soonjae, dan hyerin berteriak
“terus apa jawaban hyuk oppa?” tanya soonjae
“eits tunggu dulu, aku juga melihat teuki oppa telanjang dada dihadapan ku” hyerin memotong pembicaraan singjin
“jinca?” hyunjae kaget juga mendengar ucapan hyerin
“berarti kita melihat oppa kita telanjang” singjin merangkul hyerin
“yaa hyerin ssi, waeyo masih mengobrol katanya mau buatkan oppa ramyun?” teuki merangkul pundak hyerin, semuanya melihat kaget kejadian tersebut.
“ne oppa, sebentar, tunggu saja!” hyerin belum bisa bergerak
“ok, ditunggu” setelah teuki pergi, hyerin menghela napas dan mengusap ngusap dadanya
“ehm bisa-bisa aku jantungan neh dideketin terus teuki oppa”
“jadi mau dipeluk bummie” rengek soonjae
“aku juga mau hae oppa kaya gitu”

………………………………………………………………………………………………

Di parkiran heechul bertemu dengan kyuhyun yang sedang menggandeng sungmi,,
Ketika melihatnya aku mau balik lagi tapi heechul menarik ku untuk terus jalan malah heechul juga menggandeng tangan ku.

“oh heechul mau kemana?”
“mau syuting” jawab heechul dingin
“bersama heesya ssi?”
“tentu saja dia asisten ku, jadi harus ikut kemanapun aku pergi”
“oppa mau kemana?” aku memberanikan diri bertanya padanya
“sungmi ingin jalan-jalan, jadi aku harus menemaninya”
“oh”
“heesya ssi, kita pergi sekarang” heechul menarik ku masuk mobil, begitu juga dengan kyu dan sungmi

Didalam mobil heechul memarahi ku…

“yaa wae kamu bertanya dia kemana?”
“memangnya wae? Aku kan ingin tahu”
“sudah lupakan saja perasaan mu padanya udah gada harapan”
“oppa darimana kau tahu masalah ini?”
“3 tahun yang lalu aku melihatnya”
“mwo?”
“aku pikir kyu akan menerima mu, karena sebelumnya kalian sangat akrab, tapi dia malah menyakiti mu”
“mungkin baginya aku tidak secantik sungmi”
“apa kau pikir setiap namja melihat yeoja itu dari kecantikannya saja?”
“tapi rata-rata namja memang melihat yeoja itu cantiknya, kau juga menyukai sohee karena dia cantik kan?”
“sohee cantik? Tidak menurut ku dia imut dan sangat pemalu”
“waeyo idak menyatakan perasaan mu pada sohee?”
“aku hanya mengaguminya bukan menyukainya, arasso!!”
“sampa kapan kau akan menjomblo seperti ini? Umur mu sudah tua”
“apa peduli mu? Nanti juga aku akan mendapatkannya”

Ponsel heechul berdering..

“mwo? Batal?”
“jadinya besok mianhe heechul ssi”
“ah arasso”

Heechul membanting ponselnya kesamping ku
“wae?”
“syuting hari ini batal”
“jadi kita mau kemana?”
“kerumah kakak ku saja”
“mau apa?”
“main saja”

Sesampainya di rumah heejin onni, kami langsung masuk karena pintunya tidak dikunci..

“noona… noona,, kau dimana?” heechul mencari heejin, ternyata sedang memetik bunga dibelakang
“oh heechul ah, kemari bantu noona memetik bunga, eh kamu sama siapa?”
“ini adiknya donghae, heesya ssi” aku membukukan badan ku member hormat..
“gak biasanya kamu kesini waeyo bocah nakal?” heejin memeluk heechul
“bogoshipeoyo” heechul membalas pelukan kakanya
“heesya ssi, unni mau tanya,, apa kau cingu yeojanya? Aku sangat senang jika kamu jadi cingu yeojanya bukan 9 dedemit itu”
“hah? Aniyo, aku hanya asisten heechul oppa, lalu siapa 9 dedemit yang onni maksud?
”jinca? Bukankah kamu adik donghae? Itu SNSD.. onni gak suka heechul dekat-dekat dengan mereka”
“aku sedang mencari kesibukan saja, oh SNSD, tapi waeyo onni memebenci mereka?”
“onni tidak suka gaya berpakaian mereka yag terlampau seksi dan cara bicara mereka yang tidak sopan”
“yaa noona, tapi aku dengan Jessica kembar dan aku sangat dekat dengan taeyon dia sama dengan donghae penasehat ku”
“yaa sudah ku bilang jangan dekat-dekat mereka”
“tenang saja aku hanya menyukai mereka karena mereka lucu terutama yoona”
“lucu apanya?”
“sudah lah jangan berdebat lagi, aku kesini karena merindukan noona, jangan membuat mood ku jelek”
“baiklah aku mengalah”

Sepulang dari rumah kakaknya heechul, kami lansung ke youngstreet..
Kali ini aku tidak diam diruang tunggu tapi didalam ruangan,, hanya mendengarkan heechul bicara dan meihatnya siaran membuat ku tertawa, ternyata heecul lucu juga,, tingkahnya yang aneh selalu membut ku tertawa. Setelah siaran heechul mengajak ku makan terlebih dahulu…
Kami sampai di sebuah café yang ramai, tapi heechul sudah mempersiapkan sesutu yang aku sendiri pun sangat kaget,, dia memakai wig rambut panjang dan memakai kaca mata,,

“yaa orang aneh,, apa malu jalan dengan ku karena aku asisten mu?” ku pukul pundak heechul yang sedang memakai wig
“yaaa sakit, kalau elf petal tau kamu bisa celaka, aku sih hanya kasihan padamu” heechul mengeluarkan senyum devilnya aku sangat benci melihatnya tapi yang diucapkan heechul ada benarnya..
“terserah saja, aku sudah lapar ayo masuk”
“sebentar” heechul menarik ku lagi duduk
“apa lagi?”
“apa sudah terlihat sempurna” wajah heechul hanya beberapa centi dari wajah ku dan tiba-tiba jantung ku berdetak cepat,, heechul memiringkan wajahnya seakan menciumku,,
“sudah, oppa menjadi miinah yeoja sekarang” langsung kupalingkan wajah ku
“bagus, ayo kita keluar”

Kami masuk kedalam café,, aku dan heechul terlihat seperti 2 orang sahabat saja. Heechul terlihat sangat miinah kadang aku ingin tertawa saat melihatnya seperti yeoja.

“heesya ssi, aku ingin minum dulu,, kau mau menemani ku?”
“oppa sampai kapan kau akan menyiksa ku?”
“tugas mu sebagai asisten ku akan berakhir saat aku sudah tidur”
“mwo, sadis sekali” aku mulai cemberut tapi heechul malah tersenyum melihat ku cemberut..

Satu jam kami makan, dia langsung menuju tempat minum,, kali ini aku yang didandani jadi namja oleh heechul.

“aku tidak akan lama-lama hanya menghabiskan 1 botol saja”
“terserah” aku sudah tidak bisa berkata apa-apa sangat lelah,, kami duduk di pojok..
Aku benar-benar sudah tidak kuat, ku mulai memejamkan mata.. aku hanya memakai kaos tipis berwarna putih, heechul membuka jaketnya dan menutupi tubuh ku yang mulai terlihat seperti yeoja.
Setelah satu jam….

Teukie angel calling…

“yoboseyo”
“ada apa menghubungi heesya ssi?”
“hey kamu siapa? Mana heesya ku?” bentak teuki di ujung telpon
“kamu mau tau? Aku kekasihnya, kamu siapa?” heechul hampir tertawa, namun menahannya
“mwo? Tidak mungkin, dia milik ku”
“sudah jangan berharap banyak, dia sedang mabuk jadi aku yang mengangkat telponnya”
“hey jangan macam-macam pada heesya ku”
“emang kamu akan tahu aku akan melakukan apa?”
“cepat katakan kalian dimana?”
“susukkekki”

Tut,,, heechul mematikan telponnya. Heechul tertawa sendirian….

“heesya ssi bangun, ayo pulang!!”
“yaa bangun!!!” aku tetap tidak bangun
“oppa, belum waktunya aku bekerja, biarkan aku tidur sebentar saja
“dasar aneh, mengigau segala, merepotkan” gumam heechul yang langsung mangangkat ku menuju mobil…

sesampainya di dorm heechul menidurkan ku di ranjang, setelah menyelimuti ku,, dia keluar dan masuk ke dormnya. Teukie masih belum tidur dan terlihat sangat cemas…

“teukia ah wae belum tidur?”
“aku sedang mencemaskan heesya ku.. tadi aku menelponnya dan yang mengangkatnya namja”
“memangnya waeyo? Mungkin pacarnya” heechul tertawa dan mengambil minum di kulkas
“tadi namja itu juga bilang begitu tapi aku tidak percaya”
“yaa teukie, apa kau sungguh menyukainya?”
“mullonimnida,, dari kecil aku sudah mengenalnya, kita tumbuh bersama,, aku sangat menyukainya” heechul langsung tersendak saat mminum mendengar pernyataan teukie, namun teuki tidak memperhatikan.
“jinca? Wae tidak bilang padanya?”
“aku sudah sering bilang tapi dia pikir aku hanya menyayanginya seperti ke dongseng saja” heechul termenung sampai teukie memukul pundaknya
“kau jangan mengagetkan ku, sudah aku mau tidur saja” heechul meninggalkan teuki yang masih memikirkan ku.
"heechulah tadi ada yang datang mencari mu"
"omma?"
"bukan, seorang yeoja"
"ciri-cirinya?"
"berambut panjang, aku tidak jelas melihat wajahnya karena dia memakai kaca mata"
"oh jinca? siapa yah?"
"apakah cingu yeoja mu?" teukie mendekati heechul dan mencoba menyelidiki,,
"aku belum tertarik mempunyai pacar, kalau datang lagi tanyakan nomor hp'y" heechul meninggalkan teukie
"dia bilang besok akan kemari lagi setelah jam makan siang" teuki berteriak karena heechul sudah masuk kamr
"jinca?" heechul keluar lagi namun hanya di depan pintu kamarnya
"tunggu saja besok"
"baiklah, selamat t malam" heechul kali ini benar-benar masuk ke kamarnya tapi teukie masih tidak tenang dengan keadaan ku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar